KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tekanan biaya operasional di sektor pertambangan diprediksi semakin membengkak. Hal ini seiring dengan kabar kenaikan harga solar industri B40 periode 15–30 April 2026 yang menyentuh angka Rp 30.550 per liter, naik Rp 2.400 dari sebelumnya yang sebesar Rp 28.150 per liter. Direktur PT Zubay Mining Indonesia, Muhammad Emil mengatakan, tren kenaikan harga solar industri memang sudah terjadi secara signifikan sejak awal April 2026. Meski begitu, ia menyebut angka terbaru untuk periode paruh kedua April ini masih memerlukan verifikasi lebih lanjut karena sifat pasarnya yang fluktuatif. "Secara data yang beredar di publik, memang sudah terjadi kenaikan signifikan solar industri B40 di awal April 2026, dari sekitar Rp 23.000-an menjadi kurang lebih Rp 28.150 per liter. Namun untuk angka terbaru Rp 30.550/liter, ini masih perlu dikonfirmasi karena belum ada rilis resmi," ujarnya kepada Kontan, Rabu (15/4/2026).
Harga Solar Industri B40 Tembus Rp 30.550, Beban Operasional Tambang Kian Tertekan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tekanan biaya operasional di sektor pertambangan diprediksi semakin membengkak. Hal ini seiring dengan kabar kenaikan harga solar industri B40 periode 15–30 April 2026 yang menyentuh angka Rp 30.550 per liter, naik Rp 2.400 dari sebelumnya yang sebesar Rp 28.150 per liter. Direktur PT Zubay Mining Indonesia, Muhammad Emil mengatakan, tren kenaikan harga solar industri memang sudah terjadi secara signifikan sejak awal April 2026. Meski begitu, ia menyebut angka terbaru untuk periode paruh kedua April ini masih memerlukan verifikasi lebih lanjut karena sifat pasarnya yang fluktuatif. "Secara data yang beredar di publik, memang sudah terjadi kenaikan signifikan solar industri B40 di awal April 2026, dari sekitar Rp 23.000-an menjadi kurang lebih Rp 28.150 per liter. Namun untuk angka terbaru Rp 30.550/liter, ini masih perlu dikonfirmasi karena belum ada rilis resmi," ujarnya kepada Kontan, Rabu (15/4/2026).
TAG: