Harga Solar Non-Subsidi Naik, Penjualan Mobil Diesel Tertekan



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kenaikan harga BBM jenis diesel non-subsidi Pertamina Dex dan Dexlite yang terjadi sejak awal Mei 2026 mulai memberikan dampak langsung ke pasar otomotif dan pengguna kendaraan berbahan bakar diesel.

Harga Pertamina Dex sudah mencapai Rp27.900 per liternya, dan Dexlite Rp 26.000 per liternya.

Lonjakan ini membuat biaya operasional kendaraan diesel meningkat dan dikeluhkan sebagian pengguna karena harus mengeluarkan biaya lebih besar untuk pengisian bahan bakar.


Dampak tersebut juga mulai dirasakan oleh industri otomotif. PT Toyota Astra Motor (TAM) menyebut kondisi global, termasuk konflik geopolitik, ikut mendorong perubahan harga energi yang berimbas ke daya beli masyarakat dan biaya operasional kendaraan.

Baca Juga: Pertamina Hulu Mahakam Tingkatkan Produksi Lapangan Handil 5% Pascarevitalisasi

Head of Public Relation & Motorsport PT Toyota-Astra Motor (TAM), Philardi Sobari mengatakan bahwa dampak perang memang sudah terasa lebih jauh. Sebab, masyarakat sudah merasakan efeknya melalui perubahan harga barang selain bahan bakar.

Meski begitu, Philardi mengaku Toyota masih tetap fokus untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia lewat sejumlah produk dan layanan yang komperhensif. Kondisi saat ini sudah banyak berdampak langsung terhadap kondisi ekonomi nasional.

"Situasi ini juga dapat menjadi momentum bagi masyarakat untuk mulai mempertimbangkan alternatif kendaraan yang lebih efisien, seperti model-model Hybrid, yang tetap menghadirkan kenyamanan sekaligus efisiensi untuk penggunaan sehari-hari," ujar Philardi kepada Kontan, Kamis (7/5/2026).

Maka itu, TAM juga turut memberikan petunjuk kepada konsumen untuk membeli produk sesuai dengan rekomendasi bahan bakar terbaik.

"Kami selalu mengajurkan pengguna untuk menggunakan bahan bakar sesuai rekomendasi yang tertera di buku manual serta melakukan perawatan berkala untuk menjaga kondisi kendaraan agar tetap prima," ucap dia.

Sebelumnya, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyatakan bahwa dengan adanya kenaikan harga BBM Pertamina Dex dan Dexlite akan berpengaruh pada penjualan mobil yang menggunakan bahan bakar diesel.

Baca Juga: Anabatic Bidik CAGR 10% hingga 2030, Irfan Setiaputra Jadi Presiden Komisaris Baru

Ketua Umum Gaikindo, Jongkie D Sugiarto menjelaskan bahwa reaksi dari para konsumen pengguna mobil diesel dipastikan ada. Pasalnya, mereka harus mengisi bensin Solar non-subsidi.

"Sesaat pasti ada reaksi dari konsumen pemakai mobil diesel yang harus isi solar non subsidi, tetapi kita tunggu beberapa bulan ke depan saja," ujar Jongkie kepada Kontan, Kamis (7/5/2026).

Jongkie menyebutkan tren penjualan mobil berbahan bakar diesel tersebut juga akan mengalami penurunan. Namun, Gaikindo belum bisa menjelaskan secara rinci soal berapa persen penurunan penjualan mobil diesel nantinya. "Bisa juga konsumen beralih ke mobil-mobil listrik yang biaya operasinya lebih ringan," kata Jongkie.

Jongkie menilai para konsumen juga masih mempertimbangkan terkait dengan keinginan mengganti kendaraan mobil diesel ke mobil berbahan bakar listrik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News