Harga SUN berpeluang turun



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga surat utang negara (SUN) pada perdagangan Senin (9/10) berpeluang turun. I Made Adi Saputra, Analis Fixed Income MNC Sekuritas mengatakan, harga SUN hari ini cenderung turun karena didorong naiknya imbal hasil US Treasury. 

"Harga SUN turun juga karena belum terlihat adanya katalis positif penguatan nilai tukar rupiah terhadap dollar," kata Made dalam riset, Senin (9/10).

Secara teknikal Made menganalisis dalam jangka pendek harga SUN masih terlihat melanjutkan penurunan harga akhir pekan lalu. Imbal hasil SUN pada perdagangan Jumat (6/10) ditutup naik karena pelaku pasar profit taking di tengah kembali melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat.


Made mencatat rupiah Jumat lalu ditutup melemah 55 poin atau 0,40% di Rp 13.519 di pasar spot. "Kenaikan cadangan devisa Indonesia belum mampu menahan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS," kata Made. Apalagi, kondisi ini terjadi di tengah net sell asing pada awal bulan Oktober sebesar Rp 11,42 triliun.

Pada perdagangan Jumat lalu, imbal hasil SUN juga bergerak terbatas karena volume perdagangan yang menurun.

Tercatat volume perdagangan SUN Jumat lalu senilai Rp 7,28 triliun yang terdiri dari 35 seri yang ditawarkan. Pada perdagangan Kamis (5/10) volume perdagangan SUN tercatat mencapai Rp 10,17 triliun dari 40 seri yang ditawarkan. Sedangkan volume perdagangan obligasi korporasi mencapai Rp 1,04 triliun dari 33 seri yang ditawarkan.

Pada perdagangan hari ini, Made merekomendasikan seri FR0069, FR0053, FR0070, FR0071, FR0073, FR0065, FR0068, dan FR0072.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati