Harga SUN cenderung bergerak terbatas di tengah pelaksanaan lelang



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga Surat Utang Negara (SUN) diperkirakan akan cenderung bergerak terbatas pada perdagangan Selasa (23/4). Hal tersebut terjadi seiring pelaksanaan lelang SUN pada hari ini.

Analis Fixed Income MNC Sekuritas I Made Adi Saputra menilai, para pelaku pasar masih akan mencermati pelaksanaan lelang SUN sebelum kembali melakukan transaksi di pasar sekunder.

Namun, potensi penurunan harga SUN masih cukup terbuka di tengah pergerakan imbal hasil surat utang global yang cenderung mengalami kenaikan.


“Dengan kondisi tersebut, kami sarankan investor untuk tetap mencermati arah pergerakan harga SUN di pasar sekunder,” sebut Made dalam riset harian yang diterima Kontan.co.id.

Bagi investor dengan horizon investasi jangka panjang, lelang SUN hari ini dapat jadi kesempatan untuk melakukan pembelian. Sebab, pemerintah menawarkan beberapa seri SUN dengan tenor menengah hingga panjang seperti FR0077, FR0078, FR0068, FR0079, dan FR0076.

Sebelumnya, harga SUN cenderung mengalami penurunan pada Senin (22/4) lalu atau sehari sebelum pelaksanaan lelang SUN. Lantas, imbal hasil SUN mengalami kenaikan.

Jika ditelusuri, imbal hasil SUN tenor pendek atau 1—4 tahun mengalami kenaikan sebesar 2,1 bps yang didorong oleh penurunan harga hingga 5 bps.

Imbal hasil SUN tenor menengah atau 5—7 tahun naik 3 bps yang disebabkan oleh koreksi harga sebesar 13 bps.

Adapun imbal hasil SUN tenor panjang atau di atas 7 tahun mengalami kenaikan 8 bps yang membuat harganya turun hingga 67,5 bps.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto