Harga tembaga London turun tertekan lonjakan kasus baru corona



KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Harga tembaga turun pada perdagangan hari Senin (22/6). Terseret meningkatnya kasus corona secara global yang kian mengaburkan harapan pemulihan ekonomi yang lebih cepat dan mengangkat kekhawatiran tentang permintaan untuk logam tembaga.

Ketakutan meningkat setelah penghitungan kasus baru Covid-19 di seluruh dunia menembus 8,88 juta dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa pandemi corona itu semakin cepat.

Baca Juga: Harga Emas Diperkirakan Terus Mendaki, Ini Saham yang Diuntungkan

Mengutip Reuters, 09.42 WIB, harga tembaga kontrak tiga bulan di London Metal Exchange (LME) turun 0,1% menjadi US$ 5.846 per ton.

Tetapi harga di China, konsumen tembaga utama dunia, naik karena persediaan rendah dan meningkatnya ancaman gangguan pasokan di Chili.

Selain itu, harga tembaga pada kontrak Agustus yang paling banyak diperdagangkan di Shanghai Futures Exchange (ShFE) naik 0,8% menjadi 45.430 yuan (US$ 6.517,93) per ton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto