KONTAN.CO.ID - LONDON. Harga tembaga menguat pada perdagangan Rabu, sementara aluminium dan seng melonjak ke level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Kenaikan ini dipicu oleh melemahnya dolar Amerika Serikat ke posisi terendah dalam empat tahun serta derasnya arus investasi spekulatif ke logam industri. Pada perdagangan resmi di London Metal Exchange (LME), harga tembaga kontrak tiga bulan naik 0,6% menjadi US$ 13.087 per metrik ton. Aluminium melonjak 1,7% ke US$ 3.261 per ton, level tertinggi sejak April 2022. Sementara itu, seng menguat 1,2% ke US$ 3.392 per ton, tertinggi sejak Januari 2023. Pelemahan dolar AS menjadi faktor utama penguat harga logam. Indeks dolar tercatat menyentuh level terendah sejak Februari 2022 pada Selasa, setelah Presiden AS Donald Trump menyebut nilai dolar sangat kuat. Dolar yang melemah membuat harga logam berbasis dolar menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lain, sehingga mendorong permintaan.
Harga Tembaga Meroket! Pelemahan Dolar Bawa Logam ke Puncak Harga Baru
KONTAN.CO.ID - LONDON. Harga tembaga menguat pada perdagangan Rabu, sementara aluminium dan seng melonjak ke level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Kenaikan ini dipicu oleh melemahnya dolar Amerika Serikat ke posisi terendah dalam empat tahun serta derasnya arus investasi spekulatif ke logam industri. Pada perdagangan resmi di London Metal Exchange (LME), harga tembaga kontrak tiga bulan naik 0,6% menjadi US$ 13.087 per metrik ton. Aluminium melonjak 1,7% ke US$ 3.261 per ton, level tertinggi sejak April 2022. Sementara itu, seng menguat 1,2% ke US$ 3.392 per ton, tertinggi sejak Januari 2023. Pelemahan dolar AS menjadi faktor utama penguat harga logam. Indeks dolar tercatat menyentuh level terendah sejak Februari 2022 pada Selasa, setelah Presiden AS Donald Trump menyebut nilai dolar sangat kuat. Dolar yang melemah membuat harga logam berbasis dolar menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lain, sehingga mendorong permintaan.