Harga Tiket Pesawat Terbang Semakin Mahal, Ini Penyebabnya



KONTAN.CO.ID - Jakarta. Harga tiket pesawat terbang rute domestik di Indonesia semakin mahal pada April 2026. Kenaikan harga avtur diduga menjadi penyebab semakin mahalnya harga tiket.

Sebagai contoh, harga tiket pesawat terbang rute Jakarta-Bali pada April 2026 sudah di atas Rp 1 juta. Padahal rata-rata harga tiket pesawat terbang di rute yang sama pada Februari 2026 hanya Rp 800.000-Rp 900.000.

Mengacu website Air Asia, harga tiket pesawat dari Bandara Cengkareng, Tangerang, Banten ke Denpasar, Bali periode April 2026 mulai dari Rp 1,1 juta. Sedangkan website Garuda Indonesia mencatat, harga tiket pesawat terbang Jakarta-Bali April 2026 mulai dari Rp 1,5 juta.


Dilansir dari Kompas.com, kenaikan harga bahan bakar pesawat mulai April 2026 ini mencapai hingga 70 persen untuk domestik dan 80 persen untuk internasional. Tak heran, harga tiket pesawat terbang semakin mahal.

Baca Juga: Harga BBM Pertalite & Pertamax Cs 1 April 2026 Tak Naik, Bagaimana di SPBU BP & Vivo?

Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional Indonesia (INACA) menyebut kenaikan harga avtur tidak terhindarkan karena mengikuti tren global akibat krisis geopolitik.

“Seperti sudah kami perkirakan sebelumnya, harga avtur akan naik mengikuti harga global karena imbas konflik di Timur Tengah,” ujar Ketua Umum INACA Denon Prawiraatmadja.

Kenaikan signifikan terlihat di Bandara Soekarno-Hatta. Harga avtur domestik melonjak dari Rp 13.656,51 per liter pada Maret 2026 menjadi Rp 23.551,08 per liter pada April 2026, atau naik sekitar 72,45 persen.

Sementara itu, harga avtur internasional juga meningkat tajam sebesar 80,32 persen, dari 0,742 dollar AS per liter menjadi 1,338 dollar AS per liter.

Jika dibandingkan dengan tahun 2019, lonjakan harga avtur bahkan mencapai 295 persen dari posisi Rp 7.970 per liter.

Melihat kondisi ini, INACA mendesak pemerintah segera menyesuaikan tarif batas atas (TBA) tiket pesawat domestik serta menaikkan fuel surcharge.

“Oleh karena itu, kami mendesak pemerintah untuk segera menyesuaikan biaya tambahan bahan bakar dan tarif batas atas penerbangan domestik,” tegas Denon.

Tonton: Pemerintah Tetapkan WFH Tiap Jumat, Ini Alasan Mendesak di Baliknya

Sebelumnya, INACA mengusulkan kenaikan fuel surcharge dan tarif batas atas sebesar 15 persen. Namun, lonjakan harga terbaru membuat usulan tersebut dinilai perlu dikaji ulang.

Denon menegaskan, penyesuaian tarif menjadi penting mengingat biaya bahan bakar menyumbang sekitar 40 persen dari total biaya operasional maskapai.

“Penyesuaian perlu segera dilakukan agar maskapai tetap dapat beroperasi dengan menjaga keselamatan penerbangan serta keberlanjutan bisnis,” jelasnya.

Tonton: 8 Kebijakan Hemat Negara! WFH, Pangkas Anggaran hingga Rp130 Triliun!

Garuda Indonesia Siapkan Strategi Efisiensi

Di tengah tekanan biaya, PT Garuda Indonesia Tbk memilih fokus pada langkah efisiensi operasional, terutama dalam pengelolaan bahan bakar.

Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia, Thomas Oentoro, menyatakan perusahaan melakukan optimalisasi penggunaan bahan bakar serta pengendalian biaya operasional.

“Langkah ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan terhadap tekanan kinerja akibat kenaikan harga avtur,” ujarnya.

Manajemen Garuda juga terus menjaga struktur biaya dan likuiditas, serta mengevaluasi berbagai opsi mitigasi secara berkelanjutan.

Thomas menegaskan bahwa bahan bakar merupakan komponen biaya terbesar dalam industri penerbangan, sehingga efisiensi menjadi kunci utama dalam menjaga kinerja keuangan.

Selain itu, Garuda Indonesia juga memperkuat koordinasi internal dan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan di sektor aviasi nasional.

“Kami memandang penguatan ekosistem industri melalui sinergi menjadi kunci menjaga ketahanan industri penerbangan di tengah tekanan global,” pungkasnya.

Meski menghadapi tekanan berat, maskapai memastikan operasional penerbangan tetap berjalan guna menjaga konektivitas transportasi udara nasional.

 

Sebagian artikel bersumber: https://money.kompas.com/read/2026/04/01/173925426/harga-avtur-naik-hingga-80-persen-tarif-tiket-pesawat-terancam-melonjak.  

RESMI! Mendagri Kunci WFH ASN Tiap Jumat, Ini Aturan Lengkapnya!
© 2026 Konten oleh Kontan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News