Harga Tren Naik, Komisaris PBID Lepas 100 Juta Saham
Rabu, 07 Oktober 2026 09:42 WIB
Oleh: Adi Wikanto | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID - Jakarta. KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga saham PT Panca Budi Idaman Tbk (PBID) dalam tren meningkat hingga Oktober 2026. Setelah mendaki, Komisaris Panca Budi, Robby Taslim melakukan divestasi saham perusahaan dalam jumlah besar. Total saham yang dilepas mencapai 100 juta lembar dalam dua transaksi pada awal Oktober 2026.
Berdasarkan laporan kepemilikan saham, Robby Taslim menjual 43 juta saham PBID pada 5 Oktober 2026. Selanjutnya, sebanyak 57 juta saham dilepas pada 6 Oktober 2026. Kedua transaksi tersebut dilakukan pada harga yang sama, yakni Rp 510 per saham. Dengan demikian, total nilai saham PBID yang dijual Robby Taslim mencapai sekitar Rp 51 miliar. Transaksi tersebut tercatat dengan tujuan divestasi. Baca Juga: Besok (8/10) Cum Date Dividen Interim Saham GEMS, Yield 7% Lebih, Apakah Layak Beli? Kepemilikan saham PBID turun Setelah melepas 100 juta saham, kepemilikan Robby Taslim di Panca Budi Idaman menyusut cukup signifikan. Robby kini tercatat memiliki 16.468.800 saham PBID, setara dengan 0,22% hak suara. Sebelum transaksi, kepemilikannya mencapai sekitar 1,55% hak suara. Dengan demikian, penjualan saham tersebut memangkas porsi kepemilikan Robby di PBID sekitar 1,33 poin persentase. Aksi divestasi yang dilakukan komisaris perseroan menjadi salah satu informasi yang perlu dicermati investor, terutama untuk melihat perubahan kepemilikan saham oleh jajaran manajemen dan komisaris perusahaan. Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp 10.000 Jadi Rp 2.580.000 per Gram, Rabu (7/10) Saham PBID naik 8% Sementara itu, saham PBID bergerak stagnan pada perdagangan Rabu (7/10/2026). Mengacu pada data perdagangan hingga sekitar pukul 09.10 WIB, saham PBID berada di level Rp 525 per saham, tidak berubah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.
Jika dihitung sejak awal tahun 2026, saham Panca Budi Idaman masih mencatatkan penguatan sebesar 8,02%, atau naik 39 poin. Kenaikan harga saham PBID ini patut menjadi perhatian pelaku pasar. Pasalnya, pasar saham di Indonesia secara umum pada tahun 2026 ini lesu dan tertekan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Rabu (7/10) jam 9.25 WIB di Rp 6.171,80. Posisi tersebut turun 29,45% sejak awal tahun 2026.
MK Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SMA Gibran, Tapi Tak Bisa Membatalkan Wapres