Harga Turun, Lo Kheng Hong Beli Lagi Saham Properti Ini



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Investor ternama Indonesia, Lo Kheng Hong, kembali menambah kepemilikan saham PT Intiland Development Tbk (DILD). Penambahan tersebut berlangsung di tengah harga saham DILD yang tertekan.

Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per Juni 2026, porsi kepemilikan Lo Kheng Hong meningkat menjadi 7,34%, dari sebelumnya 7,32% pada akhir Mei 2026.

Kenaikan kepemilikan tersebut mempertegas keyakinan investor yang dijuluki "Warren Buffett Indonesia" itu terhadap prospek emiten properti tersebut di tengah dinamika pasar saham domestik.


Data registrasi pemegang efek menunjukkan kepemilikan Lo Kheng Hong bertambah menjadi sekitar 760,45 juta saham, atau setara 7,34% dari total saham beredar. Sebulan sebelumnya, kepemilikannya tercatat sebanyak 758,63 juta saham atau 7,32%.

Meski tambahan saham kali ini relatif kecil secara persentase, aksi tersebut tetap menjadi perhatian pelaku pasar. Pasalnya, setiap perubahan portofolio Lo Kheng Hong kerap dicermati investor ritel sebagai indikator kepercayaan terhadap valuasi maupun prospek fundamental suatu emiten.

Baca Juga: B50 Resmi Meluncur, Simak Prospek Kinerja dan Rekomendasi Saham Emiten CPO

Apalagi, harga saham emiten properti ini masih dalam tren melemah. Pada perdagangan Jumat 10 Juli 2026, harga saham DILD Rp 113 turun 1 poin atau 0,88%. 

Sebulan terakhir, harga saham DILD terakumulasi turun 6 poin atau 5,04%. Sementara itu, secara year to date (ytd) atau sejak awal tahun 2026, harga saham tersebut melemah 28 poin atau 19,86%.

Lo Kheng Hong Kini Jadi Pemegang Saham Terbesar Kedua DILD

Laporan registrasi pemegang saham Juni 2026 juga menunjukkan perubahan komposisi pemegang saham utama DILD. Terdapat tiga pemegang saham dengan kepemilikan di atas 5%, yakni:

  • UOB Kay Hian Pte Ltd dengan kepemilikan 22,85% (pemegang saham baru dalam daftar di atas 5%);
  • Bali Private Villa(s) Pte. Ltd. sebesar 7,49%;
  • DRS. Lo Kheng Hong sebesar 7,34%, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 7,32%.
Masuknya UOB Kay Hian Pte Ltd sebagai pemegang saham terbesar di atas 20% sekaligus mengubah komposisi kepemilikan saham DILD pada Juni 2026.

Tonton: Jaksa Agung Tunjuk Rudi Margono sebagai Plt Jampidsus Usai Febrie Adriansyah Mundur

Free Float DILD Melonjak ke 57,42%

Selain aksi pembelian saham oleh Lo Kheng Hong, perubahan signifikan juga terjadi pada porsi saham publik (free float).

Berdasarkan laporan tersebut, free float DILD meningkat menjadi 57,42%, atau setara 5,95 miliar saham. Sebelumnya pada Mei 2026, free float tercatat 43,21% atau sekitar 4,48 miliar saham.

Kenaikan free float ini menunjukkan semakin besarnya porsi saham yang beredar di publik. Dari sisi likuiditas perdagangan, kondisi tersebut umumnya berpotensi meningkatkan aktivitas transaksi saham di pasar reguler.

Jumlah Investor DILD Berkurang

Di sisi lain, jumlah pemegang saham DILD justru mengalami penurunan.

Per akhir Juni 2026, jumlah investor yang tercatat memiliki saham DILD mencapai 19.296 pemegang saham, turun 390 investor dibandingkan bulan sebelumnya.

Sementara itu, kepemilikan saham oleh jajaran manajemen relatif tidak mengalami perubahan. Komisaris Sinarto Dharmawan tetap menggenggam sekitar 0,64% saham DILD, sedangkan Utama Gondokusumo memiliki 1,48% saham.

Perseroan juga melaporkan tidak memiliki saham treasuri (treasury stock) maupun saham yang berada dalam masa lock-up.

 

IHSG Diproyeksi Tetap Positif Meski Masuk Watchlist S&P, Valuasi Murah Jadi Peluang Investasi
© 2026 Konten oleh Kontan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News