Harga Volatil, Manajemen Krom Bank (BBSI) Buka Suara



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Manajemen PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI) buka suara terkait pergerakan saham BBSI yang volatil dalam perdagangan beberapa waktu terakhir. 

Saham BBSI dibuka di harga Rp 3.970 pada perdagangan Kamis (14/10/2026). Dalam sepekan, level harga ini mencerminkan penurunan 7,89%. Sementara secara kumulatif sebulan, harganya turun 13,32%. Meski begitu, sejak awal tahun atau secara year-to-date (ytd) harganya masih menguat 1,79%.

Melalui keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (15/10/2026), manajemen Krom Bank memberikan tanggapan atas volatilitas transaksi tersebut. 


Baca Juga: Saham BBCA, BBRI, BBNI, dan BMRI Kompak Melemah pada Sesi I Kamis (15/10)

Perusahaan mengaku tak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang wajib diungkapkan, yang berhubungan langsung dengan volatilitas harga saham beberapa hari terakhir. 

“Sampai dengan tanggal surat ini, Perseroan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang secara langsung mempengaruhi nilai saham perusahaan atau keputusan investasi pemodal,” jelas manajemen Krom Bank. 

Manajemen juga mengaku tak mengetahui adanya aktivitas tertentu dari pemegang saham selain informasi yang telah disampaikan kepada perusahaan sesuai ketentuan yang berlaku. 

Pun manajemen menyebut, berdasarkan informasi yang dimiliki perusahaan dan penjelasan dari para Pemegang Saham Utama, belum ada rencana terkait dengan kepemilikan sahamnya.

Baca Juga: Gadai Emas Mendominasi Bisnis Pergadaian, Ini Pendorongnya

Di luar itu, manajemen juga memastikan hingga saat ini perusahaan tidak memiliki rencana untuk melakukan aksi korporasi tertentu yang dapat berakibat terhadap pencatatan saham di bursa dalam setidaknya tiga bulan ke depan.

Secara keseluruhan, Krom Bank memastikan telah menyampaikan informasi ataupun fakta dan kejadian penting, yang bersifat material, yang dapat mempengaruhi harga saham serta kelangsungan hidup perusahaan kepada publik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News