SINGAPURA. Harga kontrak minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) masih melanjutkan penurunan hingga ke level terendah dalam 22 bulan pada hari ini (14/10). Data Bloomberg menunjukkan, pagi tadi, harga kontrak minyak jenis WTI untuk pengantaran November turun sebesar 91 sen menjadi US$ 84,83 per barel di New York Mercantile Exchange. Pada pukul 13.39 waktu Sydney, harga kontrak yang sama berada di posisi US$ 85,10 per barel. Kemarin, harga kontrak minyak turun 8 sen menjadi US$ 85,74 per barel. Ini merupakan level terendah sejak Desember 2012. Penurunan harga minyak terjadi di tengah spekulasi bahwa kenaikan cadangan minyak AS sudah terlampau tinggi. Hal ini yang kemudian memicu harga minyak jatuh ke pasar bearish.
Harga WTI tergerus ke level terendah 22 bulan
SINGAPURA. Harga kontrak minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) masih melanjutkan penurunan hingga ke level terendah dalam 22 bulan pada hari ini (14/10). Data Bloomberg menunjukkan, pagi tadi, harga kontrak minyak jenis WTI untuk pengantaran November turun sebesar 91 sen menjadi US$ 84,83 per barel di New York Mercantile Exchange. Pada pukul 13.39 waktu Sydney, harga kontrak yang sama berada di posisi US$ 85,10 per barel. Kemarin, harga kontrak minyak turun 8 sen menjadi US$ 85,74 per barel. Ini merupakan level terendah sejak Desember 2012. Penurunan harga minyak terjadi di tengah spekulasi bahwa kenaikan cadangan minyak AS sudah terlampau tinggi. Hal ini yang kemudian memicu harga minyak jatuh ke pasar bearish.