Hari H Lebaran 2026, Sebanyak 873.916 Orang Tercatat Gunakan Angkutan Umum



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026 mencatat pergerakan penumpang angkutan umum pada hari H Lebaran, Sabtu (21/3), mencapai 873.916 orang. Meskipun angka pergerakan tetap tinggi, arus transportasi secara keseluruhan dinilai masih terkendali.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub, Ernita Titis Dewi, mengungkapkan bahwa moda transportasi berbasis rel masih menjadi pilihan utama masyarakat dalam bermobilisasi di hari kemenangan ini.

“Pemudik dengan angkutan umum hingga hari Lebaran masih cukup tinggi, tetapi masih tetap terkendali. Moda transportasi terbanyak yang digunakan masih dengan moda kereta api,” ujarnya melalui keterangan resmi, Minggu (22/3/2026).


Baca Juga: Mudik Lebaran 2026: Penumpang Angkutan Umum Tembus 6,25 Juta hingga H-4

Data harian menunjukkan moda kereta api mengangkut 364.649 orang, disusul angkutan udara sebanyak 206.785 orang. Selanjutnya, angkutan penyeberangan mencatat 177.564 orang, angkutan darat (bus) 103.777 orang, serta angkutan laut sebanyak 21.141 orang.

Secara kumulatif, pergerakan penumpang sejak H-8 hingga hari H Lebaran mencapai 10.887.584 orang. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 8,58% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang tercatat sebanyak 10.027.482 orang. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada moda penyeberangan yang naik 14,01% dan kereta api yang tumbuh 13,46% secara tahunan.

Selain penumpang, arus kendaraan pribadi di jalur bebas hambatan juga masih padat. Pada hari H, total pergerakan kendaraan keluar-masuk di gerbang tol Jabodetabek mencapai 380.753 unit, sementara di ruas non-Jabodetabek sebanyak 353.546 unit. Di jalur arteri, total kendaraan yang keluar-masuk Jabodetabek menembus angka lebih dari 1 juta unit.

Baca Juga: Menhub Dudy Pastikan Harga Tiket Pesawat Lebaran 2026 Turun Hingga 20%

Dari sisi efisiensi, ketepatan waktu (on time performance/OTP) angkutan umum menunjukkan performa yang solid. Kereta api memimpin dengan OTP di atas 97%, disusul angkutan laut 95,92%, dan penyeberangan 93,20%. Sementara itu, OTP moda udara domestik berada di level 88,09% dan angkutan darat tercatat sebesar 64,97%.

Menghadapi berakhirnya masa libur, pemerintah kini mengalihkan fokus pada penanganan arus balik. Puncak arus balik diprediksi akan terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026 atau H+3 Lebaran.

“Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan arus balik lebih awal menghindari waktu-waktu puncak, serta mempertimbangkan alternatif jadwal perjalanan guna mengurangi kepadatan serta memastikan perjalanan tetap aman dan nyaman,” tutur Ernita.

Baca Juga: Menhub: Pergerakan Masyarakat Capai 143,91 Juta Orang pada Lebaran 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News