Hari Ini (10/4) IPO Saham WBSA Listing di BEI, Harga Diprediksi Naik Tinggi
Jumat, 10 April 2026 05:39 WIB
Diperbarui Jumat, 10 April 2026 09:55 WIB
Oleh: Adi Wikanto, Nur Qolbi | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID - Jakarta. Hajatan penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) akan resmi diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Jumat 10 April 2026. Harga saham WBSA diprediksi melonjak pada perdagangan hari pertama karena peminat IPO saham ini sangat tinggi. Diberitakan sebelumnya, harga IPO saham WBSA sebesar Rp 168 per saham, berada di batas atas kisaran bookbuilding Rp 150–Rp 170 per saham. Masa penawaran umum berlangsung pada 2–8 April 2026, dengan dukungan penjamin emisi dari Semesta Indovest Sekuritas, Indo Capital Sekuritas, dan OCBC Sekuritas Indonesia.
Melalui IPO ini, WBSA melepas sebanyak 1,8 miliar saham atau setara 20,75% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Dengan harga tersebut, perusahaan berpotensi meraih dana segar sebesar Rp 302,4 miliar. Baca Juga: IHSG Berpotensi Lanjut Menguat, Ini 4 Saham Bank Blue Chip Rekomendasi Analis Sesuai jadwal di prospektus IPO, hari ini Jumat 10 April 2026 adalah pencatatan perdana saham WBSA di BEI. Harga saham WBSA berpotensi naik tinggi hingga menyentuh batas atas dan terkena auto rejection atas (ARA). Hal ini karena peminat IPO saham WBSA sangat tinggi. IPO saham WBSA mengalami kelebihan permintaan hingga 386,86 kali lipat. IPO ini menarik lebih dari 900.000 pelamar ritel, menjadikannya salah satu IPO dengan jumlah pelamar terbanyak dalam sejarah Tonton: Prabowo Pangkas Perjalanan Dinas! Pejabat Dilarang ke Luar Negeri Kecuali Mendesak Penggunaan Dana IPO WBSA Sebagian besar dana hasil IPO, yakni sekitar Rp 215 miliar, akan digunakan untuk mengakuisisi PT Bermuda Inovasi Logistik (BIL). WBSA akan membeli 191.250 saham atau setara 99,99% kepemilikan BIL dari PT Bermuda Nusantara Logistik (BNL). Akuisisi ini ditargetkan rampung maksimal enam bulan setelah tahun buku 31 Desember 2025. Perlu diketahui, WBSA dan BNL memiliki kesamaan pemilik manfaat akhir, yaitu Andree dan Edwin Wibowo yang juga menjabat sebagai Komisaris Utama dan Direktur Utama WBSA. Sisa dana IPO akan dialokasikan sebagai modal kerja untuk mendukung operasional, menjaga likuiditas, dan meningkatkan kapasitas layanan logistik multimoda. Profil dan Bisnis WBSA Didirikan pada 2021 di Jakarta, WBSA merupakan perusahaan logistik terintegrasi yang menyediakan layanan rantai pasok end-to-end. Layanan WBSA mencakup: - Angkutan darat - Pengurusan transportasi laut dan udara - Pergudangan dan penyimpanan - Kawasan berikat dan kepabeanan Perusahaan melayani berbagai sektor strategis seperti agrikultur, manufaktur, FMCG, hingga ritel. Jaringan operasional WBSA telah mencakup seluruh Indonesia dengan 9 cabang utama dan aktivitas di 5 pelabuhan internasional, didukung lebih dari 185 karyawan. Tonton: Israel Lancarkan Serangan Besar ke Lebanon, Iran Ancam Batalkan Gencatan Senjata! Kinerja Keuangan dan Prospek WBSA mencatatkan kinerja solid hingga September 2025: - Pendapatan: Rp 1,54 triliun (naik 29,1% YoY) - Laba bersih: Rp 24,39 miliar (melonjak 1.481% YoY)
Untuk tahun penuh 2024, pendapatan tercatat Rp 1,77 triliun dengan laba bersih Rp 10,23 miliar. Total aset perusahaan mencapai Rp 1,15 triliun, dengan liabilitas Rp 826,77 miliar dan ekuitas Rp 330,23 miliar.
Iran Tutup Selat Hormuz Lagi Buntut Israel Serang Lebanon! Gencatan Senjata Terancam Runtuh