Hari ini, 48 penerbangan ke Jogja batal



JAKARTA. Akibat penutupan Bandara Adisucipto Jogja sejak pagi tadi, sebanyak 48 jadwal penerbangan hari ini dari berbagai kota ke Jogja dibatalkan. Saat ini bandara petugas bandara masih terus berusaha membersihkan debu vulkanik di runway dan kawasan bandara. "Kami sudah melakukan upaya pembersihan dari dini hari pukul 02.00," kata Humas Bandara Adi Sutjipto, Isye Yuviana.

Untuk melakukan pembersihan debu di bandara, pihaknya telah mengerahkan empat unit mobil Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKPPK). Selain dibersihkan, area bandara juga disiram dengan air agar bebas dari debu vulkanik. Pengelola bandara akan terus melakukan update informasi hingga bandara aman untuk dibuka kembali. "Kami terus berkoordinasi dengan BMKG," katanya.

Pagi tadi, Direktur Operasi dan Teknik API I (Persero) Harjoso Tjatur Priyanto menjelaskan, hari ini bandara Adisucipto Jogja ditutup karena runway dan kawasan bandara dipenuhi dengan debu vuilkanik letusan Gunung Merapi. Hujan debu dan kerikil dan debu mengguyur sejak pukul 3.00 setelah Merapi meletus kembali.


"Kami sudah mengupayakan melakukan pembersihan, khususnya runway dan bandara. Tadinya jam 10.00 pagi ini mau kita buka tetapi tidak bisa karena landasan terus dihujani debu. Dipastikan tadi pagi tidak ada penerbangan yang take off maupun landing dari Adisucipto," katanya.

Penumpang yang sudah telanjur datang ke bandara akan ditangani oleh maskapai karena itu kewajiban maskapai. Harjoso menegaskan, pihaknya hanya bertanggung jawab atas kesiapan bandara.

Alternatif penerbangan bisa dilakukan melalui Solo maupun Semarang. "Di sana masih clear karena angin bercampur debu dan kerikil hanya mengarah ke arah barat dan selatan," tegasnya.

Dirjen Perhubungan Udara Kemhub Herry Bakti S Gumay memastikan Bandara Adisucipto akan kembali beroperasi pukul 06.00 WIB besok."Hari ini tutup 24 jam, besok diupayakan bisa beroperasi lagi mulai pukul 06.00 WIB pagi. Tetapi semuanya masih tergantung kondisi Merapi," kata Herry, Jumat (5/11).Herry bilang tidak ada satu orang pun yang bisa memprediksi aktivitas Merapi, karenanya untuk memastikan kapan bandara akan kembali dibuka semua disesuaikan dengan kondisi Merapi. "Untuk sementara semua penerbangan ke Yogyakarta akan dialihkan ke Solo atau Semarang. Dua bandara itu masih bisa didarati karena cuaca masih clear," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: