Hari ini, Garuda daftarkan dokumen IPO



JAKARTA. Rencana PT Garuda Indonesia untuk melangsungkan penawaran saham perdana alias initial public offering (IPO) sepertinya benar-benar bakal terealisasi dalam waktu dekat, karena Kamis (18/11) Garuda sudah mendaftarkan dokumen IPO. "Kami sudah masukkan dokumennya ke Bursa Efek Indonesia (BEI)," kata Emirsyah Satar, Direktur Utama PT Garuda. Pemasukan dokumen ini sebagai langkah awal untuk mendapatkan pernyataan efektif IPO. Jika PT Garuda berhasil mendapatkan pra efektif dari BEI, maka perusahaan penerbangan ini bisa memasukkan dokumen pendaftaran kepada Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK). Setelah mendapatkan izin dari Bapepam-LK, maka Garuda sudah bisa menawarkan sahamnya kepada publik. Asal tahu saja, PT Garuda akan menawarkan saham sebesar 30% kepada publik. Saham yang ditawarkan ini sudah termasuk saham yang dimiliki oleh PT Bank Mandiri Tbk (BMRI). Penawaran saham ini sebenarnya sedikit lebih kecil dari yang sudah diizinkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), yaitu 40%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor: Djumyati P.