JAKARTA. Harita Group melalui anak usahanya PT Harita Prima Abadi Mineral akan memulai konstruksi pengolahan dan pemurnian atau smelter biji bauksit menjadi alumina di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat mulai Januari tahun 2013. Untuk pembangunan smelter itu, perusahaan menanamkan investasi senilai US$ 2,2 miliar dengan kapasitas produksi 4 juta ton alumina per tahun. Walaupun optimistis bisa membangun tahun depan, tetapi saat ini perusahaan sedang memproses izin mengenai analisis dampak lingkungan (Amdal). Namun begitu, Ian S.Soeryadipoera, Senior Manager Development, PT Harita Prima Abadi Mineral mengatakan, proses pekerjaan engineering, design dan studi kelayakan (FS) proyek, perusahaan sudah melakukannya.
Harita Group mulai bangun smelter awal Januari
JAKARTA. Harita Group melalui anak usahanya PT Harita Prima Abadi Mineral akan memulai konstruksi pengolahan dan pemurnian atau smelter biji bauksit menjadi alumina di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat mulai Januari tahun 2013. Untuk pembangunan smelter itu, perusahaan menanamkan investasi senilai US$ 2,2 miliar dengan kapasitas produksi 4 juta ton alumina per tahun. Walaupun optimistis bisa membangun tahun depan, tetapi saat ini perusahaan sedang memproses izin mengenai analisis dampak lingkungan (Amdal). Namun begitu, Ian S.Soeryadipoera, Senior Manager Development, PT Harita Prima Abadi Mineral mengatakan, proses pekerjaan engineering, design dan studi kelayakan (FS) proyek, perusahaan sudah melakukannya.