Memulai usaha dari nol, Harry Akbar kini sukses mengelola bisnis batik khas Jambi dengan omzet ratusan juta per bulan. Namun, kesuksesan itu tidak datang dengan mudah. Beberapa kali ia menemui kendala dalam menjalankan usaha ini. Di masa awal-awal merintis usaha sekitar tahun 2009, usahanya memang berjalan lancar. Bahkan pada tahun 2010, omzet usahanya sudah mencapai di atas Rp 100 juta per enam bulan. Namun, di awal tahun 2011, pendapatan usahanya merosot dan membuatnya harus berpikir keras untuk membangun kembali usahanya. "Waktu itu, ada kelangkaan bahan baku, sehingga saya kewalahan memenuhi pesanan," kenang Harry.
Harry sukses melewati masa sulit (3)
Memulai usaha dari nol, Harry Akbar kini sukses mengelola bisnis batik khas Jambi dengan omzet ratusan juta per bulan. Namun, kesuksesan itu tidak datang dengan mudah. Beberapa kali ia menemui kendala dalam menjalankan usaha ini. Di masa awal-awal merintis usaha sekitar tahun 2009, usahanya memang berjalan lancar. Bahkan pada tahun 2010, omzet usahanya sudah mencapai di atas Rp 100 juta per enam bulan. Namun, di awal tahun 2011, pendapatan usahanya merosot dan membuatnya harus berpikir keras untuk membangun kembali usahanya. "Waktu itu, ada kelangkaan bahan baku, sehingga saya kewalahan memenuhi pesanan," kenang Harry.