JAKARTA. Satu per satu kongsi bisnis Hary Tanoesoedibjo dan Siti Hardiyanti berakhir. Setelah berpisah di PT Televisi Pendidikan Indonesia yang kini bernama MNC TV, kedua pebisnis itu kini "bercerai" di PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP). Jika di MNC TV Hary bertahan, di CMNP ia memutuskan untuk melepas saham CMNP milik PT Bhakti Investama Tbk (BHIT). Dalam keterbukaan ke bursa, Darma Putra, Direktur BHIT menjelaskan, perusahaan yang dikendalikan Hary telah melepas 12,16% kepemilikan CMNP seharga Rp 2.100 per saham. Harga penjualan itu lebih tinggi daripada kisaran harga saham CMNP di bursa selama pekan lalu, yaitu Rp 1.300-Rp 1.400 per saham. "Kami melepas 243,176 juta saham pada 27 Desember lalu," kata Darma. Dengan harga jual Rp 2.100 per saham, berarti BHIT mengantongi fulus sekitar Rp 510,66 miliar.
Harry Tanoe lepas 12,16% kepemilikan CMNP
JAKARTA. Satu per satu kongsi bisnis Hary Tanoesoedibjo dan Siti Hardiyanti berakhir. Setelah berpisah di PT Televisi Pendidikan Indonesia yang kini bernama MNC TV, kedua pebisnis itu kini "bercerai" di PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP). Jika di MNC TV Hary bertahan, di CMNP ia memutuskan untuk melepas saham CMNP milik PT Bhakti Investama Tbk (BHIT). Dalam keterbukaan ke bursa, Darma Putra, Direktur BHIT menjelaskan, perusahaan yang dikendalikan Hary telah melepas 12,16% kepemilikan CMNP seharga Rp 2.100 per saham. Harga penjualan itu lebih tinggi daripada kisaran harga saham CMNP di bursa selama pekan lalu, yaitu Rp 1.300-Rp 1.400 per saham. "Kami melepas 243,176 juta saham pada 27 Desember lalu," kata Darma. Dengan harga jual Rp 2.100 per saham, berarti BHIT mengantongi fulus sekitar Rp 510,66 miliar.