Harum laba dari salon dan butik



Dunia wanita tidak jauh-jauh dari busana dan perawatan tubuh. Peluang ini yang  dimanfaatkan oleh para pebisnis untuk mendapatkan cuan. Ini terlihat dari makin maraknya bisnis salon dan butik di kota-kota besar maupun di daerah.

Salah satu pebisnis yang menangkap peluang bisnis adalah Nonik Saputri. Ia membuka butik busana sekaligus salon kecantikan untuk perempuan dengan brand Betshy Rehobot di Solo, Jawa Tengah pada 2005.

Untuk mengembangkan bisnisnya, Saputri membuka tawaran kemitraan sejak 2012. Saat ini, telah ada 14 gerai yang tersebar di Jakarta, Bekasi, Bogor, Malang, Sidoarjo hingga Papua. Rinciannya, tiga milik pusat dan sisanya milik mitra.


Di butiknya, ia membuat dan menjual busana untuk berbagai acara seperti busana pernikahan, batik dan busana kasual. Untuk salon, ia menyediakan jasa creambath, facial, dan potong rambut.

Ia mengklaim dapat mendesai satu gaun dengan tiga rangkaian desain. Jadi satu gaun bisa dibongkar pasang dan tampak seperti gaun yang berbeda. Ia membanderol busana batik mulai dari Rp 35.000-Rp 3 juta. Adapun harga gaun dimulai dengan harga Rp 250.000 hingga Rp 15 juta. "Semua baju saya yang desain, tiga pekerja khusus menjahit," paparnya. Lanjutnya, untuk salon, seperti potong rambut, creambath, masker rambut dan facial di banderol harga Rp 35.000-Rp 200.000.

Cari keunikan bisnis

Jika berminat, butik dan Salon Betshy Rehobot menawarkan paket investasi senilai Rp 50 juta. Paket tersebut di luar sewa tempat. Dengan paket investasi tersebut, mitra berhak mendapatkan spanduk untuk butik dan salon, brosur promosi, marketing tools, paket produk butik seperti aneka gaun, baju batik dan kasual. Kemudian untuk salon mendapatkan kursi creambath, mesin uap untuk facial dan helm creambath. Ia juga memberi pelatihan kepada penjahit butik selama satu minggu. "Untuk salon, karyawan bisa dicari oleh mitra sendiri di daerah masing-masing serta gajinya pun di sesuaikan dengan daerahnya," paparnya.

Menurut Saputri, dalam satu hari , gerai butik Betshy Rehobot bisa mendapat pesanan busana sekitar dua sampai tiga orang. Untuk pengunjung salon sekitar empat sampai lima orang per hari. Darisitu, ia memproyeksikan dalam satu bulan bisa meraup omzet sekitar Rp 20 juta sampai Rp 30 juta.

Setelah dikurangi biaya sewa tempat, biaya operasional dan gaji pegawai, mitra masih bisa mendapatkan laba bersih sekitar 20%-25%. Artinya, mitra bisa balik modal di bawah satu tahun.

Pengamat Waralaba Pietra Sarosa mengatakan, bisnis perawatan kecantikan dan fashion masih sangat menjanjikan. Namun, ia bilang, baiknya bisnis harus fokus menentukan target. "Pilih salah satu saja yang harus di fokuskan jangan dijadikan dua," ujar Pietra.

Adapun alasannya, menurut Pietra, setiap pebisnis fashion harus memiliki kelebihan yang tidak dimiliki  kompetitornya. "Mitra juga harus benar-benar yang ingin terjun pada bidang salon dan butik," saran Pietra.    nBetshy Rehobot                 

Komplek Ruko Orange Timur No 5 Mbantar Pilangsari    

Solo, Jawa Tengah             HP. 085641811181

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Rizki Caturini