Haryanto Adikoesoemo borong 3,2 juta saham AKR Corporindo (AKRA)



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Haryanto Adikoesoemo, Presiden Direktur PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) menambah kepemilikannya di perusahaan penyalur bahan bakar minyak (BBM) tersebut. Mengutip keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (1/2), Haryanto membeli 3,2 juta saham AKRA.

Alhasil, kepemilikan Haryanto di tubuh AKRA pun meningkat 0,08%, dari semula 10,42 juta atau 0,26% menjadi 13,62 juta atau 0,34%. Adapun pembelian ini dilakukan pada 26-29 Januari 2021 dan bertujuan untuk investasi dengan status kepemilikan langsung.

Harga rata-rata pembelian saham AKRA dilakukan pada level Rp 2.905,63 per saham. Hitungan Kontan.co.id, Haryanto merogoh kocek Rp 9,29 miliar dalam transaksi ini.


Tercatat, bukan kali ini saja Haryanto memborong saham emiten konstituen Indeks Kompas100 tersebut. Pada 26 Januari 2021 kemarin, Haryanto mengumumkan pembelian 4 juta saham AKRA dengan  harga rata-rata pembelian Rp3.167,42.

Pembelian dilakukan pada 21-25 Januari 2021 dengan tujuan keperluan pribadi dan dengan status kepemilikan langsung.

Baca Juga: AKR Corporindo yakin kontribusi pendapatan kawasan industri JIIPE terus meningkat

Kala itu, kepemilikan Haryanto di tubuh AKRA naik dari 6,42 juta saham (0,16%) menjadi 10,42 juta saham (0,26%).

Mengutip pemberitaan sebelumnya, tahun ini AKRA akan menyediakan dana belanja modal atau capital expenditure (capex) sekitar Rp 250 miliar—Rp 300 miliar yang ditujukan untuk berbagai pengembangan bisnis.

Sebagian capex AKRA di tahun ini akan digunakan untuk pengembangan bisnis perdagangan dan distribusi BBM dan kimia dasar. Perusahaan tersebut juga mengucurkan dana belanja modal untuk kebutuhan infrastruktur logistik.

Pada perdagangan Senin (1/2), saham AKRA ditutup menguat 5,63% ke level Rp 3.000. Saham pengelola Java Integrated and Ports Estate (JIIPE) di Gresik tersebut diperdagangkan pada price to earnings ratio (PER) 13,58 kali dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp 12,04 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto