KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pemerintah berpotensi memperoleh tambahan penerimaan negara hingga Rp 1.500 triliun per tahun jika rasio penerimaan terhadap produk domestik bruto (PDB) meningkat dari sekitar 12% menjadi 18%, setara dengan rasio Kamboja. Optimalisasi pemungutan pajak dinilai dapat memperkuat kapasitas fiskal pemerintah untuk membiayai program prioritas, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes). Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Sujono Djojohadikusumo menilai, rendahnya penerimaan negara tidak sebanding dengan besarnya potensi ekonomi Indonesia.
Hashim Sebut Potensi Tambahan Penerimaan Negara Rp 1.500 Triliun per Tahun
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pemerintah berpotensi memperoleh tambahan penerimaan negara hingga Rp 1.500 triliun per tahun jika rasio penerimaan terhadap produk domestik bruto (PDB) meningkat dari sekitar 12% menjadi 18%, setara dengan rasio Kamboja. Optimalisasi pemungutan pajak dinilai dapat memperkuat kapasitas fiskal pemerintah untuk membiayai program prioritas, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes). Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Sujono Djojohadikusumo menilai, rendahnya penerimaan negara tidak sebanding dengan besarnya potensi ekonomi Indonesia.
TAG: