KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja hasil investasi industri asuransi syariah masih berada dalam tekanan hingga Mei 2026. Pelemahan pasar modal dan tekanan di pasar obligasi menjadi faktor utama yang menggerus pendapatan investasi pelaku industri sepanjang tahun berjalan. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), hasil investasi asuransi syariah terkoreksi tajam menjadi Rp177,13 miliar hingga Mei 2026. Angka tersebut turun signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp2,2 triliun. Pengamat Asuransi Syariah sekaligus anggota Komunitas Penulis Asuransi Indonesia (KUPASI), Wahju Rohmanti, menilai penurunan tersebut tidak terlepas dari dinamika di pasar keuangan, terutama koreksi yang terjadi di pasar saham.
Hasil Investasi Asuransi Syariah Tergerus, Ini Penyebabnya
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja hasil investasi industri asuransi syariah masih berada dalam tekanan hingga Mei 2026. Pelemahan pasar modal dan tekanan di pasar obligasi menjadi faktor utama yang menggerus pendapatan investasi pelaku industri sepanjang tahun berjalan. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), hasil investasi asuransi syariah terkoreksi tajam menjadi Rp177,13 miliar hingga Mei 2026. Angka tersebut turun signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp2,2 triliun. Pengamat Asuransi Syariah sekaligus anggota Komunitas Penulis Asuransi Indonesia (KUPASI), Wahju Rohmanti, menilai penurunan tersebut tidak terlepas dari dinamika di pasar keuangan, terutama koreksi yang terjadi di pasar saham.
TAG: