Hasil Investasi Asuransi Takaful Umum Naik per November 2025



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Takaful Umum mencatatkan pertumbuhan hasil investasi hingga November 2025.

Presiden Direktur Asuransi Takaful Umum Ihrom Bayu Aji menyampaikan, secara tahunan (year on year/YoY), hasil investasi Dana Tabarru’ tumbuh sebesar 33,85%, sementara hasil investasi Dana Perusahaan meningkat 22,82%.

“Pencapaian tersebut melampaui pertumbuhan rata-rata hasil investasi industri asuransi umum dan reasuransi yang tercatat sebesar 15,96% pada periode yang sama,” kata Ihrom kepada Kontan, Selasa (6/1/2026).


Dalam strategi pengelolaan investasi, perusahaan secara berkelanjutan menyesuaikan penempatan dana dengan perkembangan pasar keuangan, termasuk pergerakan suku bunga dan tingkat volatilitas pasar. 

Baca Juga: OJK Terbitkan Aturan TI Perkuat Keamanan Digital BPR dan BPR Syariah

Ihrom menuturkan, deposito tidak lagi menjadi instrumen utama dalam mendorong pertumbuhan hasil investasi karena karakteristik imbal hasilnya yang relatif terbatas.

"Meskipun demikian, deposito tetap dipertahankan sebagai salah satu instrumen investasi dalam portofolio, terutama untuk mendukung kebutuhan likuiditas dan hubungan bisnis yang bersifat resiprokal," lanjutnya.

Selain itu, ia juga menyebut deposito merupakan bagian dari strategi manajemen risiko dan pengelolaan arus kas jangka pendek.

Memasuki 2026, perusahaan optimistis hasil investasi bisa melanjutkan pertumbuhannya, seiring dengan pertumbuhan dana yang diterima dan dikelola perusahaan. Penetapan target hasil investasi dilakukan secara prudent dengan memperhatikan batasan penempatan dana serta ketentuan regulator, khususnya POJK Nomor 72/POJK.05/2016.

Untuk menjaga kinerja investasi yang optimal dan berkelanjutan, perusahaan akan menerapkan strategi diversifikasi portofolio serta mengoptimalkan imbal hasil melalui penempatan pada instrumen reksadana dan Sukuk Negara (SBN) yang memiliki profil risiko terkelola dan likuiditas memadai.

Sejalan dengan itu, dalam data terakhir Otoritas Jasa Keuangan (OJK), per Oktober 2025 hasil investasi industri asuransi umum dan reasuransi juga tercatat tumbuh sebesar 15,96% secara tahunan dengan nilai mencapai Rp 8,36 triliun.

Selanjutnya: Trump: Saya Bisa Dimakzulkan Jika Partai Republik Kalah Pemilu Paruh Waktu

Menarik Dibaca: Promo Alfamart Paling Murah Sejagat 8-15 Januari 2026, Sambal Indofood Beli 2 Hemat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News