Hasil pelunasan sebelum jatuh tempo SBR009 mencapai Rp 29,15 miliar



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah menetapkan Rabu (10/3) sebagai tanggal setelmen untuk Savings Bond Ritel seri SBR009. Adapun, periode pengajuan early redemption dilaksanakan sejak 24 Februari sampai 4 Maret 2021.

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko atas nama Menteri Keuangan menetapkan hasil total volume early redemption yang disetujui sebesar Rp 29,15 miliar. Dengan demikian, nilai pokok SBR009 setelah sebagian dilunasi pemerintah menjadi  Rp 2,23 triliun.

Tercatat, jumlah investor yang memanfaatkan fasilitas early redemption sebanyak 307 investor.


Baca Juga: Kinerja stabil, obligasi korporasi bisa jadi alternatif investasi saat SBN volatile

Jika dilihat dari segi wilayah, investor yang memanfaatkan early redemption dari wilayah DKI Jakarta mencapai 26,38% dari total jumlah yang mengajukan. Sementara wilayah Indonesia Barat selain DKI Jakarta mencapai 59,93%. Adapun untuk wilayah Indonesia bagian Tengah dan Timur sebesar 13,68%.

Sedangkan jika dilihat berdasarkan jenis pekerjaan, jumlah investor yang memanfaatkan fasilitas early redemption terbanyak adalah pegawai swasta 38,76%. Kemudian diikuti oleh wiraswasta sebanyak 18,57% dari total investor yang mengajukan early redemption.

Lalu, untuk investor yang termasuk kategori PNS/TNI/Polri, pegawai otoritas/lembaga/BUMN, profesional, pekerja seni, pelajar/mahasiswa, pensiunan, dan ibu rumah tangga secara total jumlahnya mencapai 35,18%. Sedangkan 7,49% sisanya termasuk dalam kategori lainnya.

Selanjutnya: Pemerintah kantongi Rp 7,51 triliun dari lelang SBSN tambahan pada Rabu (10/3)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Khomarul Hidayat