JAKARTA. Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman menegaskan, rekapitulasi suara hasil pemilu legislatif (pileg) akan memasuki tahap akhir. Saat ini KPU masih menunggu pengiriman hasil rekapitulasi suara dari dalam negeri maupun luar negeri lewat pos, yang diperkirakan akan rampung pada 17 atau 18 April. Arief Budiman mengaku semua pemungutan suara sudah ditangani dan tengah dikumpulkan. Sebagian dari PPK sudah melakukan rekapitulasi, terutama untuk daerah-daerah yang tidak melakukan pemilu ulang.
Namun, masih ada beberapa daerah yang akan menyusul melakukan pemungutan suara pada esok hari, yakni TPS di Kabupaten Timur Tengah Utara (TTU) Nusa Tenggara Timur dan Toli-Toli Sulawesi Tengah akibat surat suara dapil yang tertukar. Pemilu yang tertunda dan masih harus mengulang, juga dialami provinsi Papua, tepatnya di kabupaten Yahukimo. Adapun kendala yang dihadapi di daerah Papua adalah ditemukannya surat suara yang terlanjur tercoblos dan pemilih melakukan pencoblosan lebih dari satu kali. Sehingga, terpaksa harus kembali dilakukan pemungutan suara ulang. Lima distrik di Kabupaten Yahukimo yang hari ini tengah melakukan pemungutan suara antara lain Bomela, Sela, Korupun, Solaikma, Kabianggema "Ada 6 TPS, berdasarkan rekomendasi Panwas ditemukan pelaksanaan pemungutan suara tidak sesuai dengan kebutuhan karena ada surat suara yang sudah dicoblos, maka jika mematok tanggal baru untuk penyusulan ini yakni tanggal 19, jangan sampai lewat dari batas waktu tersebut," ujar Arief. Pesawat tergelincir Jadwal pemungutan suara ulang tersebut dibuat sendiri oleh KPU Provinsi Papua dan juga mengikuti jadwal dari PPK. Oleh sebab itu, KPU akan menjadwalkan melakukan rekap total suara di tingkat kabupaten/kota di Papua pada tanggal 19 April nanti. Hal ini dikarenakan pesawat pengangkut logistik untuk Pileg berjenis Cessna Caravan 208 milik Dimonim Air tergelincir di Lapangan Terbang Kwalamdua, Yahukimo, Papua. Akibat pesawat tergelincir ini, sebanyak 35 distrik di Kabupaten Yahukimo kemarin tidak bisa melakukan pencoblosan tepat pada 9 April lalu. Adam Arisoi, ketua KPUD Provinsi Papua mengatakan, pemungutan suara ulang ini hanya terjadi di Dapil I Jayawijaya dengan total surat suara 3.000. Sementara pengadaan surat suara hanya tersedia 1.000 lembar, sehingga masih kekurangan 2.000 surat suara. Tak heran jika Panwas merekomendasikan untuk pengulangan Pemilu DPRD Kabupaten Kota. Sementara itu rekapitulasi suara Pileg di luar negeri diakui Arief Budiman, sudah rampung. Hanya tersisa empat distrik yang masih akan menyusul. Menurut Arief, lima daerah luar negeri tersebut yang belum mengirimkan hasil rekapitulasi suara adalah Bogota, Riyadh,Wellington, dan Kucing. Adapun di Riyadh, dinilai Arief, penghitungannya cukup lama karena jumlah warga negara Indonesia yang tinggal di sana cukup banyak.
"Data ini dikirim dan masuk tanggal 14 April jam 7 pagi waktu setempat," ujar Arief. Jumlah suara sah yang masuk ada hanya dari 126 perwakilan dengan total 130 perwakilan luar negeri, sebanyak 87.307 belum termasuk suara dari pos dan
dropbox. Sementara itu jumlah suara yang sah sebanyak 85.310 suara dan yang tidak sah sebanyak 1.997 suara. Adapun deadine rekapitulasi via pos kepada PPLN adalah hari ini. Kemungkinan besar pada tanggal 17 April 2014 akan rampung. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News