KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Salah satu tantangan kelompok milenial, yakni generasi berusia 20 tahun-35 tahun, adalah kehadiran teknologi informasi. Di satu sisi bisa berdampak positif, yakni semakin cepatnya generasi milenial mengakses berbagai informasi, pengetahuan dan pada akhirnya meningkatkan wawasan dan pengetahuan. Namun, di sisi lain, teknologi informasi itu bisa berdampak negatif dengan mudahnya generasi milenial mengakses pornografi, kekerasan, radikalisme, dan berbagai informasi menyesatkan lainnya, yakni hoax. Sandang, Pangan, dan 'Colokan' Forum Sahabat Keluarga Kemendikbud memaparkan hasil survei bertajuk Indonesia Millennial Report 2019 yang menunjukkan 94,4% milenial Indonesia telah terkoneksi dengan internet. Menurut forum Sahabat Keluarga, akses informasi online menjadi sangat dekat dengan generasi milenial hingga muncul anekdot kebutuhan dasar milenial adalah Sandang, Pangan, dan 'Colokan'.
Hasil survei membuktikan generasi milenial bangun tidur langsung pegang HP
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Salah satu tantangan kelompok milenial, yakni generasi berusia 20 tahun-35 tahun, adalah kehadiran teknologi informasi. Di satu sisi bisa berdampak positif, yakni semakin cepatnya generasi milenial mengakses berbagai informasi, pengetahuan dan pada akhirnya meningkatkan wawasan dan pengetahuan. Namun, di sisi lain, teknologi informasi itu bisa berdampak negatif dengan mudahnya generasi milenial mengakses pornografi, kekerasan, radikalisme, dan berbagai informasi menyesatkan lainnya, yakni hoax. Sandang, Pangan, dan 'Colokan' Forum Sahabat Keluarga Kemendikbud memaparkan hasil survei bertajuk Indonesia Millennial Report 2019 yang menunjukkan 94,4% milenial Indonesia telah terkoneksi dengan internet. Menurut forum Sahabat Keluarga, akses informasi online menjadi sangat dekat dengan generasi milenial hingga muncul anekdot kebutuhan dasar milenial adalah Sandang, Pangan, dan 'Colokan'.