KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dalam dunia kesehatan, konsumsi gula yang berlebihan telah lama dikaitkan dengan berbagai penyakit kronis, termasuk obesitas dan diabetes. Namun, bagi mereka yang peduli dengan kesehatan jantung, ada beberapa minuman yang sebaiknya benar-benar dihindari. Menurut Dr. Evan Levine, seorang ahli jantung dari Scarsdale, New York, beberapa jenis minuman dapat menjadi ancaman serius bagi kesehatan jantung.
1. Soda: Racun Manis dalam Kaleng
Minuman bersoda merupakan salah satu sumber utama gula tambahan dalam pola makan masyarakat modern. Dr. Levine menjelaskan bahwa satu kaleng soda mengandung sekitar 10 sendok teh gula atau setara dengan 1/5 cangkir sirup jagung. Konsumsi rutin soda dapat menyebabkan:- Peningkatan kadar trigliserida dalam darah
- Kenaikan berat badan yang signifikan
- Lonjakan kadar gula darah yang drastis
- Peningkatan risiko diabetes tipe 2
2. Frappuccino: Kombinasi Gula dan Kafein yang Berbahaya
Minuman berbasis kopi seperti frappuccino mungkin terasa menyegarkan, tetapi Dr. Levine mengungkapkan bahwa konsumsi frappuccino bisa berdampak buruk bagi kesehatan jantung. Sebagai contoh, satu gelas frappuccino ukuran grande bisa mengandung:- Hampir 100 mg kafein
- 51 gram gula, setara dengan 13 sendok teh gula
- Palpitasi jantung
- Stres berlebihan pada sistem kardiovaskular
- Dampak negatif bagi penderita penyakit jantung
3. Alkohol: Mitos dan Fakta Seputar Kesehatan Jantung
Banyak orang percaya bahwa konsumsi alkohol dalam jumlah moderat, terutama wine, dapat bermanfaat bagi jantung. Namun, Dr. Levine membantah klaim ini dan menyebut bahwa penelitian yang mendukung manfaat alkohol terhadap kesehatan jantung kemungkinan besar didanai oleh industri alkohol sendiri. Efek negatif alkohol bagi kesehatan jantung meliputi:- Peningkatan tekanan darah
- Peningkatan kadar trigliserida
- Risiko aritmia atau fibrilasi atrium
- Kerusakan langsung pada otot jantung akibat konsumsi berlebihan (alcoholic cardiomyopathy)
4. Minuman Energi: Kombinasi Beracun Kafein dan Gula
Minuman energi seperti Red Bull dan Monster memiliki kadar kafein yang lebih tinggi dibandingkan kopi, tetapi yang lebih mengkhawatirkan adalah kandungan gulanya yang luar biasa tinggi. Dr. Levine mengungkapkan bahwa:- Red Bull mengandung 1,5 kali lebih banyak kafein dibandingkan kopi biasa
- Monster Energy memiliki hampir 15 sendok teh gula
- Lonjakan tekanan darah yang berbahaya
- Gangguan irama jantung
- Stres berlebihan pada sistem kardiovaskular
- Peningkatan risiko serangan jantung bagi individu dengan kondisi jantung yang sudah lemah
Minuman Berbahaya Lainnya
Selain empat minuman di atas, Dr. Levine juga menyoroti beberapa jenis minuman lain yang perlu diwaspadai, termasuk:- Soda Diet – Mengandung pemanis buatan seperti xylitol dan erythritol, yang dalam beberapa studi dikaitkan dengan peningkatan risiko serangan jantung dan stroke.
- Lemonade dan Jus Jeruk dalam Kemasan – Banyak mengandung gula tambahan yang berlebihan.
- Susu dengan Kandungan Lemak Lebih dari 1% – Lemak jenuh dalam susu penuh dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL).
- Krimer Kopi – Mengandung sirup jagung dan lemak trans, yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.
Rekomendasi Alternatif Minuman Sehat
Sebagai gantinya, Dr. Levine menyarankan untuk memilih minuman yang lebih aman bagi kesehatan jantung, seperti:- Air putih – Pilihan terbaik, tanpa kalori dan tanpa bahan tambahan berbahaya.
- Air berkarbonasi tanpa pemanis – Alternatif sehat bagi mereka yang menginginkan sensasi soda tanpa risiko kesehatan.
- Susu nabati tanpa tambahan gula – Seperti susu almond atau susu oat, yang lebih rendah lemak jenuh dan tidak mengandung gula tambahan.