JAKARTA. Pertumbuhan penjualan ekspor double digit sebesar 20% per tahun, memacu PT Heinz ABC Indonesia mencari pasar baru. Setelah tahun lalu menambah pasar ekspor Timor Leste, perusahaan ini mengaku mengincar pasar ekspor Myanmar dan Papua Nugini. Sayangnya Heinz ABC tak mau berbagi informasi detail tentang rencana ini. Termasuk besaran investasi yang disiapkan untuk melebarkan pasar tersebut. Yang pasti, produsen kecap merek ABC ini menyatakan telah mencicipi penjualan ekspor dari negara Malaysia, Australia, Belanda, Inggris, Amerika, Saudi Arabia. Penambahan pasar ekspor tersebut diharapkan bisa mendukung target perusahaan ini secara keseluruhan. Meski, Heinz mengakui pasar domestik tetap menggiurkan. "Kami setiap tahun selalu menargetkan pertumbuhan bisnis double digit setiap tahun. Pasar untuk food and beverages Indonesia sangat besar," beber Wishnu Pramuji, Presiden Direktur Heinz ABC Indonesia, Kamis (10/7).
Heinz ABC membidik pasar Myanmar dan Papua Nugini
JAKARTA. Pertumbuhan penjualan ekspor double digit sebesar 20% per tahun, memacu PT Heinz ABC Indonesia mencari pasar baru. Setelah tahun lalu menambah pasar ekspor Timor Leste, perusahaan ini mengaku mengincar pasar ekspor Myanmar dan Papua Nugini. Sayangnya Heinz ABC tak mau berbagi informasi detail tentang rencana ini. Termasuk besaran investasi yang disiapkan untuk melebarkan pasar tersebut. Yang pasti, produsen kecap merek ABC ini menyatakan telah mencicipi penjualan ekspor dari negara Malaysia, Australia, Belanda, Inggris, Amerika, Saudi Arabia. Penambahan pasar ekspor tersebut diharapkan bisa mendukung target perusahaan ini secara keseluruhan. Meski, Heinz mengakui pasar domestik tetap menggiurkan. "Kami setiap tahun selalu menargetkan pertumbuhan bisnis double digit setiap tahun. Pasar untuk food and beverages Indonesia sangat besar," beber Wishnu Pramuji, Presiden Direktur Heinz ABC Indonesia, Kamis (10/7).