Helikopter Layanan Dokter Terbang Jatuh di Sarawak Malaysia, 5 Orang di Dalam



​KONTAN.CO.ID - KUALA LUMPUR. Helikopter yang membawa lima orang, termasuk tenaga medis dalam layanan flying doctor, jatuh di dekat sebuah bandara di negara bagian Sarawak, Malaysia, Selasa (8/9/2026).

Menteri Kesehatan Malaysia Dzulkefly Ahmad mengatakan, informasi awal menunjukkan terdapat seorang pilot dan empat staf kementerian kesehatan di dalam helikopter tersebut. Mereka terdiri dari seorang dokter, seorang asisten petugas medis, dan dua perawat.

Baca Juga: Gaji Naik Rp 30 M, PM Negeri Tetangga Ini Sumbangkan Seluruh Kenaikan untuk Sosial


Hingga laporan ini dibuat, otoritas Malaysia belum mengonfirmasi adanya korban dalam kecelakaan tersebut.

"Status seluruh awak dan penumpang serta penyebab insiden tersebut hingga saat ini belum dapat dipastikan," ujar Dzulkefly dalam pernyataannya.

Operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung dengan melibatkan otoritas pemadam kebakaran dan layanan medis.

Layanan flying doctor merupakan layanan kesehatan yang menggunakan pesawat atau helikopter untuk menjangkau masyarakat di wilayah pedesaan dan daerah terpencil.

Layanan tersebut dapat digunakan untuk memberikan perawatan medis, transportasi darurat, maupun layanan klinis.

Otoritas penerbangan sipil Malaysia mengatakan telah menerima laporan mengenai kecelakaan tersebut pada Selasa sore waktu setempat.

Baca Juga: Harga Minyak Melonjak, Serangan Houthi dan Ancaman Iran Picu Kekhawatiran Pasokan

Helikopter dilaporkan jatuh di sekitar Bandara Long Lellang Short Take-Off and Landing (STOL) di Sarawak, Pulau Kalimantan.

Kementerian Transportasi Malaysia menyatakan bahwa biro investigasi kecelakaan udara telah melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan tersebut.