MOMSMONEY.ID - Menanam sayuran dalam wadah dapat memberikan kesenangan Anda dan tentunya bermanfaat. Bagi Anda yang ingin mencoba, begini cara menanam sayuran dalam wadah bagi pemula. Ada kesenangan sendiri apabila menanam sayuran sendiri di rumah. Anda dapat menanam semua jenis sayuran dalam wadah. Tentunya, menanam sayuran dalam wadah dapat menghemat banyak uang untuk membeli produk di toko bahan makanan.
Kebanyakan sayuran berbuah, seperti tomat dan paprika, membutuhkan sinar matahari penuh, yang berarti setidaknya enam jam sinar matahari langsung setiap hari. Oleh karena itu, Anda perlu memilih lokasi yang tepat untuk menanam sayuran dalam wadah. 2. Rutin menyiram Banyak tanaman sayuran, seperti tomat, membutuhkan banyak air. Tujuannya adalah untuk menjaga agar tanah tetap lembab secara merata tetapi tidak basah kuyup. Jika tanah terasa kering, tambahkan air. Jika Anda tidak yakin, tunggu dan periksa di kemudian hari. Pada puncak musim panas, Anda mungkin perlu menyiram setidaknya sekali atau kadang dua kali sehari. Baca Juga: Selain Lebih Dekoratif, Ketahui Kelebihan Menanam Monstera di Air 3. Gunakan tanah pot berkualitas Tanah pot berkualitas tinggi penting untuk sayuran. Jangan gunakan tanah dari kebun Anda, karena akan padat dalam wadah dan tidak akan mengalirkan air dengan baik. 4. Beri pupuk
Tanaman membutuhkan nutrisi untuk berkembang, dan makanan mereka adalah pupuk. Jika tanah Anda belum memiliki campuran pupuk, tambahkan beberapa kali selama musim tanam, sesuai dengan petunjuk pada label. 5. Menciptakan drainase yang optimal Drainase adalah kunci untuk menjaga tanaman agar tidak tenggelam. Anda dapat mengebor lubang di pot jika drainase tidak mencukupi. Dan, Anda dapat menutup lubang besar sebelum menambahkan tanah dengan saringan kopi atau saringan plastik agar kotoran tidak keluar dari dasar. Baca Juga: Kaya Mineral, Ini Cara Membuat Pupuk Organik Cair dari Air Kelapa 6. Pilih wadah
Memilih wadah bisa menjadi hal yang membingungkan. Anda dapat menggunakan hampir apa saja untuk penanam kebun asalkan cukup besar, memiliki drainase yang baik, dan terbuat dari bahan yang aman untuk makanan. Baca Juga: Praktis, Begini Cara Menanam Rumput Jepang di Lahan Sempit 7. Memilih bibit