KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Investor reksadana diperkirakan semakin selektif dalam menentukan alokasi aset pada semester II-2026 di tengah ketidakpastian pasar keuangan. Kondisi tersebut berpotensi mendorong investor melakukan rotasi dan realokasi aset sesuai dengan perubahan risiko, valuasi, serta prospek imbal hasil masing-masing kelas aset. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksadana mencapai Rp 667 triliun per 7 Agustus 2026, naik dari Rp 663,26 triliun pada akhir Juli 2026. Di sisi lain, investor reksadana mencatat net subscription sebesar Rp 3,43 triliun secara month-to-date (mtd) per 30 Juli 2026.
Semester II-2026 Jadi Fase Rotasi dan Realokasi Aset Reksadana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Investor reksadana diperkirakan semakin selektif dalam menentukan alokasi aset pada semester II-2026 di tengah ketidakpastian pasar keuangan. Kondisi tersebut berpotensi mendorong investor melakukan rotasi dan realokasi aset sesuai dengan perubahan risiko, valuasi, serta prospek imbal hasil masing-masing kelas aset. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksadana mencapai Rp 667 triliun per 7 Agustus 2026, naik dari Rp 663,26 triliun pada akhir Juli 2026. Di sisi lain, investor reksadana mencatat net subscription sebesar Rp 3,43 triliun secara month-to-date (mtd) per 30 Juli 2026.