Henan Asset Siapkan Strategi Demi Dongkrak Pertumbuhan AUM di Sisa 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Henan Putihrai Asset Management (HPAM) menyiapkan sejumlah strategi untuk mendorong pertumbuhan dana kelolaan (AUM) pada sisa 2026. Strategi tersebut mencakup penguatan kinerja investasi, diversifikasi produk, perluasan akses distribusi, hingga edukasi investor.

Senior Vice President Head of Retail, Product Research & Distribution Henan Putihrai Asset Management (HPAM), Reza Fahmi Riawan mengatakan, HPAM tidak menetapkan atau mempublikasikan target AUM yang bersifat forward-looking kepada pasar.

"Kami melihat peluang net subscription untuk terus bertumbuh hingga akhir tahun masih terbuka, meskipun tentu akan sangat dipengaruhi oleh perkembangan pasar dan tingkat kepercayaan investor," kata Reza kepada Kontan, Rabu (12/8/2026).


Baca Juga: Return Reksadana Saham Tembus 25,38%, Ini Strategi yang Dipakai Manajer Investasi

Menurutnya, fokus perusahaan bukan mengejar angka AUM semata, melainkan memastikan pertumbuhan dana kelolaan berlangsung secara sehat dan berkelanjutan.

"Strategi kami di sisa 2026 bertumpu pada beberapa hal. Pertama, menjaga kualitas dan konsistensi kinerja investasi melalui pendekatan yang disiplin, berbasis riset dan fundamental. Kedua, memperkuat diversifikasi produk agar dapat menjangkau kebutuhan investor dengan profil risiko dan horizon investasi yang berbeda, baik melalui equity, fixed income, maupun strategi yang lebih fleksibel," ujar Reza.

Selanjutnya, HPAM juga akan memperluas akses distribusi sekaligus meningkatkan edukasi investor.

"Ketiga, kami terus memperluas akses distribusi dan meningkatkan investor education. Kami melihat pertumbuhan AUM yang berkelanjutan tidak hanya ditentukan oleh kondisi pasar, tetapi juga oleh kemampuan manajer investasi membangun trust dan membantu investor memahami produk yang sesuai dengan tujuan investasinya," lanjut Reza.

Menurut Reza, pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya HPAM membangun pertumbuhan dana kelolaan yang berkelanjutan, bukan sekadar mengejar pertumbuhan AUM dalam jangka pendek.

"Jadi, kami melihat pertumbuhan AUM bukan sebagai tujuan yang berdiri sendiri. Bagi Henan Asset, AUM yang sehat adalah konsekuensi dari tiga hal: kinerja investasi yang kompetitif, produk yang relevan, dan kepercayaan investor yang terjaga," tutupnya.

Baca Juga: Reksadana Saham dan Pendapatan Tetap Berpeluang Tetap Cuan di Semester II

Dengan pendekatan tersebut, HPAM akan fokus menjaga pertumbuhan dana kelolaan yang sehat dan berkelanjutan pada sisa 2026.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News