HET Minyakita Masih Realistis, YLKI Berharap Tidak Ada Kenaikan Lagi



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI menyatakan bahwa harga eceran tertinggi (HET) Minyakita masih realistis menjelang Lebaran 2026. HET Minyakita masih realistis di tengah maraknya kenaikan harga barang kebutuhan pokok (bapok) lain.

Sekjen Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Rio Priambodo berharap dengan kondisi seperti ini, HET Minyakita tidak mengalami kenaikan lagi. Menurutnya, harga Minyakita masih rasional saat ini.

"HET Minyakita masih rasional harganya," ujar Rio Priambodo saat dikonfirmasi Kontan, Kamis (5/3/2026).


Harga Minyakita saat ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam intervensi pasar agar lebih terjangkau. Sehingga, masih terjangkau oleh masyarakat kalangan menengah ke bawah.

"Harga Minyakita masih dalam radar harga kerakyatan dan tidak perlu dinaikkan," kata Rio.

Rio menjelaskan, jika HET Minyakita dinaikkan dikhawatirkan akan menimbulkan efek domino.

Baca Juga: Kemendag: HET MinyaKita Masih Realistis Jelang Lebaran 2026, Begini Alasannya

"Apalagi kalau UMKM yang pakai Minyakita tentu kenaikan HET akan mengkatrol harga jual," ucapnya.

Sebelumnya, Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI mengatakan bahwa Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita saat ini terbilang masih dalam kondisi yang realistis. Sejumlah barang kebutuhan pokok (bapok) saat ini juga tidak mengalami permasalahan.

Menteri Perdagangan (Mendag) RI Budi Santosa menyebut dirinya sudah melakukan peninjauan ke beberapa daerah. Menurutnya, sejumlah bapok masih normal.

"KemarinĀ  saya ke mana itu, Sulawesi, kemudian saya ke Pidie, Pidie Sigli Aceh, ya kemudian ke Tebing Tinggi Sumatera. Jadi Pidie sama Tebing Tinggi ini adalah wilayah yang terdampak banjir ya, tetapi kami lihat kemarin harganya bagus, normal semua ya, pasokan juga nggak ada masalah. Kemarin yang di Makassar itu juga begitu, harga bagus-bagus semua ya," ujar Budi Santosa di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (5/3/2026).

Baca Juga: Ramadan Datang, Beras dan Minyakita Masih Mahal, APPSI Soroti Distribusi

Budi menyebut bahkan harga eceran tertinggi (HET) Minyakita masih realistis. "Masih realistis (Soal HET)," ucapnya.

Sementara itu, Kabiro Humas Kemendag RI, Kusuma Dewi memberikan pandangan yang sama soal HET Minyakita. Menurutnya HET Minyakita masih berlaku Rp15.700.

"HET Migor sampai dengan Lebaran ini masih berlaku sesuai yang ada sekarang yaitu Rp15.700," kata Kusuma Dewi.

Kusuma Dewi menyebut HET Minyakita saat ini masih realistis, tujuannya agar masyarakat masih bisa membeli bapok saat momen Lebaran 2026.

"Kami masih melihat kondisi saat ini dengan tujuan memastikan masyarakat dapat membeli bapok termasuk migor," bebernya.

Baca Juga: Kemendag Berharap Harga Eceran Tertinggi Minyakita Kembali di Rp 15.700 Mulai 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News