KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten alat berat, PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) mencatat kinerja yang masih tertekan pada kuartal I tahun fiskal 2026, atau periode April–Juni 2026. Sejumlah indikator keuangan perusahaan mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, terutama pada laba kotor dan laba operasi. Direktur HEXA Yoshendri mengatakan, perusahaan membukukan pendapatan sebesar US$ 113,7 juta pada kuartal I tahun fiskal 2026. Realisasi tersebut setara dengan 92% dibandingkan pencapaian pada kuartal I tahun sebelumnya. Baca Juga: ESDM Revisi HPM Nikel Kadar Rendah, Penambang Soroti Risiko Penurunan PNBP
Hexindo (HEXA) Hadapi Tekanan Margin, Efek Tertekan Pelemahan Rupiah
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten alat berat, PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) mencatat kinerja yang masih tertekan pada kuartal I tahun fiskal 2026, atau periode April–Juni 2026. Sejumlah indikator keuangan perusahaan mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, terutama pada laba kotor dan laba operasi. Direktur HEXA Yoshendri mengatakan, perusahaan membukukan pendapatan sebesar US$ 113,7 juta pada kuartal I tahun fiskal 2026. Realisasi tersebut setara dengan 92% dibandingkan pencapaian pada kuartal I tahun sebelumnya. Baca Juga: ESDM Revisi HPM Nikel Kadar Rendah, Penambang Soroti Risiko Penurunan PNBP
TAG: