KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasar alat berat tampaknya masih sulit untuk bangkit di semester kedua tahun ini. Kondisi new normal tak serta merta dapat menumbuhkan permintaan alat berat dalam negeri. Berkaca pada hal tersebut, Himpunan Industri Alat Berat Indonesia (Hinabi) memproyeksikan produksi tahun ini bakal menurun 62% dibandingkan produksi tahun lalu. Dengan jumlah produksi 6.060 unit di tahun lalu, maka tahun ini asosiasi produsen alat berat tersebut memperkirakan angka produksi sekitar 2.302 unit. Baca Juga: Begini kinerja operasional United Tractors (UNTR) periode Mei 2020
Hinabi: Produksi alat berat tahun ini berpotensi turun 62%
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasar alat berat tampaknya masih sulit untuk bangkit di semester kedua tahun ini. Kondisi new normal tak serta merta dapat menumbuhkan permintaan alat berat dalam negeri. Berkaca pada hal tersebut, Himpunan Industri Alat Berat Indonesia (Hinabi) memproyeksikan produksi tahun ini bakal menurun 62% dibandingkan produksi tahun lalu. Dengan jumlah produksi 6.060 unit di tahun lalu, maka tahun ini asosiasi produsen alat berat tersebut memperkirakan angka produksi sekitar 2.302 unit. Baca Juga: Begini kinerja operasional United Tractors (UNTR) periode Mei 2020