JAKARTA. Dengan kehidupan perkotaan yang sibuk, muncul kebutuhan hunian yang bernuansa tempat tetirah atawa resort. Beberapa pengembang menawarkan perumahan bernuansa alam ini ke masyarakat menengah ke atas. Salah satunya adalah PT Alam Sutera Realty Tbk, yang mengembangkan 3 klaster persis di pinggir telaga. Yaitu, Sutera Riviera, Sutera Telaga Biru, dan Sutera Danau Biru. Total area ketiganya, mencapai 40 hektare (ha), sedang luas telaganya sendiri 7 ha. Manajer Umum Pemasaran Alam Sutera Erwin Tedjakusuma mengatakan, saat diluncurkan tahun 2009 harga tanah di sana Rp 7,5 juta per m². Seiring pembangunan tahap I ini, harga tanah sudah Rp 12,5 juta per m² atau melejit 67%. Kenaikan itu jauh lebih tinggi ketimbang klaster tanpa danau. "Klaster di luar kawasan harga tanahnya sekarang Rp 10 juta per m²," ujarnya, Kamis (6/10).
Hindari bising Jakarta, rumah bernuansa alam laku
JAKARTA. Dengan kehidupan perkotaan yang sibuk, muncul kebutuhan hunian yang bernuansa tempat tetirah atawa resort. Beberapa pengembang menawarkan perumahan bernuansa alam ini ke masyarakat menengah ke atas. Salah satunya adalah PT Alam Sutera Realty Tbk, yang mengembangkan 3 klaster persis di pinggir telaga. Yaitu, Sutera Riviera, Sutera Telaga Biru, dan Sutera Danau Biru. Total area ketiganya, mencapai 40 hektare (ha), sedang luas telaganya sendiri 7 ha. Manajer Umum Pemasaran Alam Sutera Erwin Tedjakusuma mengatakan, saat diluncurkan tahun 2009 harga tanah di sana Rp 7,5 juta per m². Seiring pembangunan tahap I ini, harga tanah sudah Rp 12,5 juta per m² atau melejit 67%. Kenaikan itu jauh lebih tinggi ketimbang klaster tanpa danau. "Klaster di luar kawasan harga tanahnya sekarang Rp 10 juta per m²," ujarnya, Kamis (6/10).