Hingga Agustus 2022, Penyaluran KPR Bank BJB Tumbuh 16,8%



KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat Tbk (Bank BJB) tumbuh 16,8% secara tahunan atau year on year (yoy) per 31 Agustus 2022.

Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldy mengatakan permintaan KPR masih cukup besar hingga akhir tahun 2022, terutama untuk segmen rumah bersubsidi. 

“Kami optimistis untuk segmen KPR pertumbuhannya dapat tercapai sesuai rencana bisnis kami sampai dengan akhir tahun 2022 ini. Sampai dengan akhir tahun ini kami memproyeksikan pertumbuhan kredit konsumsi dapat berada pada kisaran 6% yoy,” ujarnya kepada Kontan.co.id belum lama ini. 


Baca Juga: Suku Bunga Naik, Bank Waspadai Kemampuan Bayar Debitur Restrukturisasi Kredit

Hingga saat ini, Bank BJB belum mengerek suku bunga KPR saat bunga acuan Bank Indonesia sudah naik 75 basis poin dalam dua bulan terakhir.  

Yuddy menyatakan suku bunga dasar kredit (SBDK) KPR BJB per Juni di level 10,39% turun jadi 7,96% per Agustus 2022. 

“Penentuan bunga kredit itu tidak hanya dari faktor biaya dana yg biasanya bergerak mengikuti bunga acuan, tetapi ada juga komponen overhead dan margin bagi bank. Selain biaya dana, tingkat efisiensi bank dalam penyaluran kredit juga menjadi faktor yg mempengaruhi suku bunga kredit,” pungkasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Noverius Laoli