Hingga Agustus, ekspor teh Mitra Kerinci capai 450 ton



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ekspor teh PT Mitra Kerinci, anak perusahaan PT Rajawali Nusantara, hingga Agustus 2018 tercatat telah mencapai sekitar 450 ton. Hingga akhir tahun, ekspor teh ini diperkirakan akan terus naik.

Marketing Manager Mitra Kerinci, Boy Riznal menjelaskan, tujuan utama ekspor teh produksi Mitra Kerinci adalah ke Taiwan, Timur Tengah dan Perancis. Adapun tiap tahun, pihaknya dapat memproduksi 4.000 - 4.500 ton untuk kebutuhan dalam negeri dan ekspor.

Menurutnya, hingga Agustus ini, ekspor sudah mencapai 10% dari target produksi tersebut yang artinya mencapai kisaran 450 ton. Hingga akhir tahun, Boy menyatakan ekspor teh umumnya mencapai 15% dari total produksi tersebut.


Boy melanjutkan, saat ini Mitra Kerinci masih menjadi salah satu supplier utama untuk industri minuman teh dalam kemasan. "Kami masih penyedia terbanyak untuk teh untuk minuman manis dalam kemasan, terutama untuk pabrik teh wangi di Jawa Tengah," katanya, Jumat (7/9).

Untuk perdagangan teh saat ini katanya relatif stabil walau sempat terkendala pada akhir tahun 2017 silam. Pasalnya, teh Mitra Kerinci yang diekspor ke Eropa sempat menerima hambatan karena dinilai memiliki ambang senyawa zat Antrakuinon yang melebihi standar negara kawasan tersebut.

Oleh karena itu, ekspor teh Mitra Kerinci ke Eropa jadi turun dibawah kisaran 10%. Namun Boy menyampaikan, pihaknya telah mengurangi residu dan faktor penyebab tingginya zat tersebut dalam kandungan teh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Handoyo .