JAKARTA. PT Sentul City Tbk (BKSL) membukukan pra penjualan (marketing sales) sebesar Rp 1,24 triliun hingga Agustus 2014. Pencapaian ini telah memenuhi sekitar 68% dari target marketing sales akhir tahun 2014 sebesar Rp 1,9 triliun. Sebelumnya, BKSL mematok target marketing sales Rp 2,5 triliun. Namun, target tersebut kemudian direvisi menjadi sekitar Rp 1,9 triliun - Rp 2,25 triliun. "Adanya pemilu dan kebijakan loan to value (LTV) menjadi faktor koreksi," ujar Andrian Budi Utama, Vice President BKLS kepada KONTAN, Kamis (4/9). Marketing sales BKSL berasal dari proyek - proyek di Sentul City, Serpong Natuna City dan Sentul Nirwana. "Kami memang menyiapkan produk-produk yang sesuai dengan target market yang sudah ditentukan sebelumnya," lanjut Andrian. Menurutnya, penjualan paling besar masih berasal dari hunian horizontal dan vertikal.
Hingga Agustus, marketing sales BKSL Rp 1,24 T
JAKARTA. PT Sentul City Tbk (BKSL) membukukan pra penjualan (marketing sales) sebesar Rp 1,24 triliun hingga Agustus 2014. Pencapaian ini telah memenuhi sekitar 68% dari target marketing sales akhir tahun 2014 sebesar Rp 1,9 triliun. Sebelumnya, BKSL mematok target marketing sales Rp 2,5 triliun. Namun, target tersebut kemudian direvisi menjadi sekitar Rp 1,9 triliun - Rp 2,25 triliun. "Adanya pemilu dan kebijakan loan to value (LTV) menjadi faktor koreksi," ujar Andrian Budi Utama, Vice President BKLS kepada KONTAN, Kamis (4/9). Marketing sales BKSL berasal dari proyek - proyek di Sentul City, Serpong Natuna City dan Sentul Nirwana. "Kami memang menyiapkan produk-produk yang sesuai dengan target market yang sudah ditentukan sebelumnya," lanjut Andrian. Menurutnya, penjualan paling besar masih berasal dari hunian horizontal dan vertikal.