Hingga Akhir Maret, Pengguna Indodax Capai 9,8 Juta



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Meski transaksi aset kripto menurun pada kuartal I 2026, platform aset kripto Indodax mencatat jumlah pengguna hingga lebih dari 9 juta pengguna atau investor kripto.

Vice President Indodax Antony Kusuma mengatakan, total nilai transaksi kripto di Indodax pada kuartal I 2026 turun sekitar 40% dibandingkan kuartal sebelumnya. Penurunan ini merupakan dinamika pasar yang wajar, di mana investor cenderung mengambil posisi wait and see.

Faktor utama yang memicu melambatnya laju transaksi ini adalah meningkatnya ketegangan geopolitik global yang membuat pasar lebih berhati-hati.


"Hingga akhir Maret 2026, jumlah pengguna terdaftar di Indodax telah mencapai lebih dari 9,8 juta, dari total 20,19 juta investor kripto di Indonesia," ujar Antony kepada Kontan, Kamis (2/4/2026).

Baca Juga: Pasar Kripto Diproyeksi Masuki Fase Konsolidasi di Kuartal II 2026

Antony biang, pencapaian ini semakin memperkuat posisi Indodax sebagai market leader di industri kripto nasional. Untuk terus meningkatkan penetrasi pasar kripto dalam negeri, Indodax menjalankan beberapa langkah strategis.

Pertama, peningkatan literasi. Antony bilang bahwa Indodax aktif mengedukasi masyarakat melalui berbagai format. Mulai dari penyediaan materi digital dan artikel melalui Indodax Academy, pelaksanaan kelas online, hingga kelas tatap muka (offline).

Kedua, mendorong Inklusi melalui Komunitas. Indodax terus mengembangkan komunitas dengan memberikan wadah bagi para pegiat kripto untuk saling bertukar pikiran dan berbagi informasi yang valid. 

Dengan memberikan ruang bagi berbagai kelompok, Indodax memastikan edukasi tidak hanya terpusat di satu titik, melainkan menyebar luas ke berbagai lapisan masyarakat. Hal ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap industri kripto melalui proses diskusi yang sehat dan transparan.

Ketiga, inovasi produk yang relevan. Indodax terus berinovasi menghadirkan pembaruan dan fitur-fitur strategis dan disesuaikan untuk keuntungan para member. Tujuannya adalah untuk mempermudah pengalaman bertransaksi dan membantu pengguna mengoptimalkan hasil investasi di berbagai kondisi pasar.

Keempat, mendukung pematangan regulasi. Indodax mendukung penuh regulasi penguatan regulasi kripto di Indonesia yang kini berada di bawah pengawasan OJK. 

"Kerangka aturan yang komprehensif sangat penting sebagai landasan (baseline) perlindungan konsumen, sehingga mampu menciptakan rasa aman bagi masyarakat luas maupun institusi untuk masuk ke aset kripto," jelas Antony.

Baca Juga: Geopolitik Memanas, Transaksi Kripto Kuartal I 2026 Menurun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News