Jakarta. Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) menyatakan realisasi pelaksanaan lelang secara elektronik atawa e-tendering hingga April lalu mencapai 20.451 paket senilai Rp 72,44 triliun. Dari hasil pelaksanaan tender tersebut penghematan anggaran yang diperoleh mencapai Rp 3,88 triliun. Agus Prabowo, Kepala LKPP mengatakan, sepanjang periode Januari hingga Mei 2016, pemerintah telah menggelar e-tendering dengan total 47.447 paket. Nilai pagi indikatif proyek pengadaan barang dan jasa ini mencapai Rp 131,82 triliun. Nah, adapun lelang selesai tahapannya mencapai 20.451 paket. Dari nilai pagu paket tersebut sebanyak Rp 76,32 triliun, diperoleh nilai hasil lelang sebesar Rp 72,44 triliun. Alhasil, selisih atawa penghematannya sebesar Rp 3,88 triliun. "Ya, cukup lumayan, kami berharap nilai efisiensi anggaran bisa melampaui seperti tahun lalu," kata Agus, Rabu (1/6).
Hingga April, e-tender hemat hampir Rp 4 triliun
Jakarta. Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) menyatakan realisasi pelaksanaan lelang secara elektronik atawa e-tendering hingga April lalu mencapai 20.451 paket senilai Rp 72,44 triliun. Dari hasil pelaksanaan tender tersebut penghematan anggaran yang diperoleh mencapai Rp 3,88 triliun. Agus Prabowo, Kepala LKPP mengatakan, sepanjang periode Januari hingga Mei 2016, pemerintah telah menggelar e-tendering dengan total 47.447 paket. Nilai pagi indikatif proyek pengadaan barang dan jasa ini mencapai Rp 131,82 triliun. Nah, adapun lelang selesai tahapannya mencapai 20.451 paket. Dari nilai pagu paket tersebut sebanyak Rp 76,32 triliun, diperoleh nilai hasil lelang sebesar Rp 72,44 triliun. Alhasil, selisih atawa penghematannya sebesar Rp 3,88 triliun. "Ya, cukup lumayan, kami berharap nilai efisiensi anggaran bisa melampaui seperti tahun lalu," kata Agus, Rabu (1/6).