KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Kereta Api Indonesia mencatat volume angkutan barang non batu bara mencapai 983.036 ton sepanjang Januari 2026. Capaian ini menegaskan peran moda rel sebagai salah satu penopang distribusi logistik nasional, meski kontribusinya terhadap total angkutan barang masih kalah dominan dibanding moda jalan raya. Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyatakan kinerja tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan dunia usaha terhadap layanan angkutan barang berbasis kereta api yang menawarkan kepastian jadwal, kapasitas angkut besar, serta pola operasional yang terukur. Menurutnya, faktor ini membuat kereta api semakin kompetitif di tengah tekanan biaya logistik nasional. Baca Juga: KAI Tambah 62 Perjalanan Kereta Api per Hari Selama Mudik Lebaran
Hingga Januari 2026, KAI Angkut 983.000 Ton Barang Non Batubara
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Kereta Api Indonesia mencatat volume angkutan barang non batu bara mencapai 983.036 ton sepanjang Januari 2026. Capaian ini menegaskan peran moda rel sebagai salah satu penopang distribusi logistik nasional, meski kontribusinya terhadap total angkutan barang masih kalah dominan dibanding moda jalan raya. Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyatakan kinerja tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan dunia usaha terhadap layanan angkutan barang berbasis kereta api yang menawarkan kepastian jadwal, kapasitas angkut besar, serta pola operasional yang terukur. Menurutnya, faktor ini membuat kereta api semakin kompetitif di tengah tekanan biaya logistik nasional. Baca Juga: KAI Tambah 62 Perjalanan Kereta Api per Hari Selama Mudik Lebaran