Hingga Mei, 1,2 juta ton gula mentah masuk ke RI



JAKARTA. Realisasi pemasukan impor gula mentah atau raw sugar untuk industri rafinasi hingga akhir Mei tercatat 1,2 juta ton. Sementara itu, izin impor gula mentah yang terbit sampai semester I berjumlah 1,6 juta ton.

Bachrul Chairi Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) bilang, bila hingga batas waktu yang diberikan, realisasi impor masih di bawah persetujuan izin impor. "Kita tidak akan memperpanjang," kata Bachrul akhir pekan lalu.

Dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, pemberian izin impor gula mentah untuk industri rafinasi pada tahun ini lebih ketat. Kemendag, memberikan izin impor gula mentah kepada industri rafinasi berdasarkan audit yang ketat dari kementerian teknis terkait yakni Kementerian Perindustrian (Kemenperin).


Sementara itu, untuk semester II hingga Agustus mendatang Kemendag memberikan persetujuan impor sebanyak 452.000 ton. Pemberian izin tersebut sudah memperhitungkan adanya lonjakan permintaan dari industri makanan dan minuman.

Sebelumnya, rencana izin impor gula mentah atau raw sugar untuk industri rafinasi tahun 2014 ini ditetapkan sebesar 2,9 juta ton. Jumlah tersebut lebih rendah 5% dibandingkan tahun 2013 lalu yang mencapai 3,05 juta ton.

Penurunan rencana izin impor gula mentah pada tahun ini tersebut setelah mempertimbangkan hukuman pengurangan sebesar 191.000 ton akibat merembesnya gula rafinasi ke pasar konsumsi pada tahun lalu.

Perusahaan rafinasi yang saat ini beroperasi adalah PT Angel Products, PT Jawamanis Rafinasi, PT Sentra Usahatama Jaya, PT Permata Dunia Sukses Utama, PT Dharmapala Usaha Sukses, PT Sugar Labinta, PT Duta Sugar International, PT Makassar Tene, PT Berkah Manis Makmur, PT Andalan Furnindo, dan PT Medan Sugar Industri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News