JAKARTA. Industri pembiayaan memang sedang tertekan pelambatan ekonomi dan penurunan daya beli konsumen. Namun, pasar pembiayaan di Indonesia tetap menarik bagi pendatang baru. Ambil contoh, perusahaan joint venture asal Jepang, PT Hitachi Capital Finance Indonesia yang mulai beroperasi tahun ini. Di tahun perdananya, Hitachi Finance menargetkan pembiayaan sebesar Rp 450 miliar. Hingga September 2015 lalu, total kredit yang disalurkan Hitachi Finance mencapai Rp 250 miliar. Artinya, perusahaan baru ini sudah mencapai 56% dari target tahunan yang telah ditetapkan. Di kuartal terakhir tahun ini, Hitachi Finance harus mengejar pembiayaan sebesar Rp 200 miliar untuk menutup target.
Hitachi Finance bidik kredit Rp 450 miliar
JAKARTA. Industri pembiayaan memang sedang tertekan pelambatan ekonomi dan penurunan daya beli konsumen. Namun, pasar pembiayaan di Indonesia tetap menarik bagi pendatang baru. Ambil contoh, perusahaan joint venture asal Jepang, PT Hitachi Capital Finance Indonesia yang mulai beroperasi tahun ini. Di tahun perdananya, Hitachi Finance menargetkan pembiayaan sebesar Rp 450 miliar. Hingga September 2015 lalu, total kredit yang disalurkan Hitachi Finance mencapai Rp 250 miliar. Artinya, perusahaan baru ini sudah mencapai 56% dari target tahunan yang telah ditetapkan. Di kuartal terakhir tahun ini, Hitachi Finance harus mengejar pembiayaan sebesar Rp 200 miliar untuk menutup target.