Holding PTPN ingin ikut impor gula mentah



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Holding perkebunan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III ingin ikut dalam impor gula mentah, namun sayangnya niat tersebut tidak kunjung dikabulkan oleh pemerintah.

"PTPN XII minta 15.000 ton, PTPN XI minta 200.000 ton tapi tidak ada yang dapat," jelas Executive Vice President PTPN III Aris Toharisman, Selasa (6/6).

Sebelumnya, Kementerian Perdagangan berencana melakukan impor gula mentah sebanyak 1,1 juta ton. Dari jumlah itu, sebanyak 635.000 ton telah terlaksana pada akhir Mei lalu.


Asal tahu, merujuk Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 10 tahun 2017 tentang fasilitas memperoleh bahan baku dalam rangka pembangunan industri gula, PTPN III sudah memenuhi syarat karena telah melakukan penambahan kapasitas produksi melalui efisiensi pabrik tua dan meningkatkan kemampuan pabrik yang dipertahankan.

Dua pabrik gula PTPN yang terletak di Asembagus, Jawa Timur dan Jatiroto, Jawa Timur mampu mengolah gula mentah.

"Kita sedang berupaya memperoleh raw sugar tahun ini 100.000 ton," kata Aris. 

Pihaknya kini tengah mengusulkan untuk pengembangan tebu rakyat dan revitalisasi pabrik gula didanai dari keuntungan olah raw sugar. Namun hal tersebut itu masih dalam bentuk wacana yang sedang dibahas dan segera diajukan ke Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Herlina Kartika Dewi