JAKARTA. Kendati biasa merajai pasar mobil model sedan, Honda nampaknya mulai ketagihan mencicipi pasar mobil non sedan segmen keluarga dengan 7 tempat duduk. Hal tersebut bukan tanpa alasan. Lihat saja penjualan Honda Freed yang merupakan varian terbaru segmen mobil multiguna (MPV) keluaran Honda yang terus melejit.Sejak diluncurkan ke pasar pada bulan Juni, bulan lalu penjualannya mobil yang memiliki 2 tipe tersebut telah mencapai 5.196 unit. Pencapaian tersebut terbilang luar biasa untuk ukuran Honda yang dikenal lebih mahir dalam memasarkan tipe sedan, apalagi MPV kelas menengah atas tersebut baru dipasarkan empat bulan."Kami memang sengaja membidik segmen yang ingin meningkatkan kelas MPV miliknya," ujar Jonfis Fandy, Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual PT hondaProspect Motor, Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) Honda.Sekretaris Jenderal Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Freddy Sutrisno berpendapat langkah Honda untuk berkonsentrasi meningkatkan penjualan mobil kategori non-sedannya tersebut memang terbilang jitu.Freddy melihat, dengan model body mirip Alphard namun dengan harga yang tak sampai sepertiganya membuat Freed cepat merebut perhatian publik. "Popularitas Alphard memang tidak bergeser, namun harga Freed yang jauh lebih murah merupakan daya tarik tersendiri," katanya.Sedangkan jika dibandingkan MPV lain yang berada di level harga dibawah Rp 200 jutaan, Freed memang terbilang berhasil menonjolkan sisi kemewahannya. "Makanya, Freed bisa dibilang belum memiliki pesaing dikisaran harga dan fitur yang sama," terang Freddy.Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Honda Terus Genjot Produksi Freed
JAKARTA. Kendati biasa merajai pasar mobil model sedan, Honda nampaknya mulai ketagihan mencicipi pasar mobil non sedan segmen keluarga dengan 7 tempat duduk. Hal tersebut bukan tanpa alasan. Lihat saja penjualan Honda Freed yang merupakan varian terbaru segmen mobil multiguna (MPV) keluaran Honda yang terus melejit.Sejak diluncurkan ke pasar pada bulan Juni, bulan lalu penjualannya mobil yang memiliki 2 tipe tersebut telah mencapai 5.196 unit. Pencapaian tersebut terbilang luar biasa untuk ukuran Honda yang dikenal lebih mahir dalam memasarkan tipe sedan, apalagi MPV kelas menengah atas tersebut baru dipasarkan empat bulan."Kami memang sengaja membidik segmen yang ingin meningkatkan kelas MPV miliknya," ujar Jonfis Fandy, Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual PT hondaProspect Motor, Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) Honda.Sekretaris Jenderal Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Freddy Sutrisno berpendapat langkah Honda untuk berkonsentrasi meningkatkan penjualan mobil kategori non-sedannya tersebut memang terbilang jitu.Freddy melihat, dengan model body mirip Alphard namun dengan harga yang tak sampai sepertiganya membuat Freed cepat merebut perhatian publik. "Popularitas Alphard memang tidak bergeser, namun harga Freed yang jauh lebih murah merupakan daya tarik tersendiri," katanya.Sedangkan jika dibandingkan MPV lain yang berada di level harga dibawah Rp 200 jutaan, Freed memang terbilang berhasil menonjolkan sisi kemewahannya. "Makanya, Freed bisa dibilang belum memiliki pesaing dikisaran harga dan fitur yang sama," terang Freddy.Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News