KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kondisi pasokan batubara untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dinilai belum sepenuhnya pulih. Meski tren Hari Operasi Pembangkit (HOP) mulai merangkak naik, namun angkanya masih berada di bawah batas aman untuk menjamin keandalan listrik nasional. Pengamat Energi Universitas Indonesia (UI) Iwa Garniwa mengatakan, sistem logistik energi nasional sempat berada di titik yang sangat rentan. Hal ini tercermin dari HOP di beberapa pembangkit swasta (Independent Power Producer/IPP) sempat merosot ke level 3 hari, meski saat ini sudah menanjak ke kisaran 10 hari. "Kenaikan HOP ke kisaran 10 hari memang sinyal positif, tetapi ini belum aman. Dalam praktik operasi sistem ketenagalistrikan, HOP ideal di atas 20 hari diperlukan untuk menjamin keandalan pasokan listrik nasional, mitigasi gangguan cuaca/logistik serta fleksibilitas dispatch pembangkit," ujarnya kepada Kontan.co.id, Kamis (16/4/2026).
HOP Belum Ideal, Pengamat: Pasokan Batubara PLTU Masih Belum Stabil
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kondisi pasokan batubara untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dinilai belum sepenuhnya pulih. Meski tren Hari Operasi Pembangkit (HOP) mulai merangkak naik, namun angkanya masih berada di bawah batas aman untuk menjamin keandalan listrik nasional. Pengamat Energi Universitas Indonesia (UI) Iwa Garniwa mengatakan, sistem logistik energi nasional sempat berada di titik yang sangat rentan. Hal ini tercermin dari HOP di beberapa pembangkit swasta (Independent Power Producer/IPP) sempat merosot ke level 3 hari, meski saat ini sudah menanjak ke kisaran 10 hari. "Kenaikan HOP ke kisaran 10 hari memang sinyal positif, tetapi ini belum aman. Dalam praktik operasi sistem ketenagalistrikan, HOP ideal di atas 20 hari diperlukan untuk menjamin keandalan pasokan listrik nasional, mitigasi gangguan cuaca/logistik serta fleksibilitas dispatch pembangkit," ujarnya kepada Kontan.co.id, Kamis (16/4/2026).
TAG: