KONTAN.CO.ID – WASHINGTON. Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan pencabutan tarif terhadap whisky asal Inggris sebagai bagian dari kebijakan perdagangan terbaru yang juga bernuansa diplomasi simbolik dengan Kerajaan Inggris. Kebijakan tersebut diumumkan pada Kamis waktu setempat, bertepatan dengan kunjungan kenegaraan yang turut menyoroti hubungan historis antara Amerika Serikat dan Inggris dalam rangka peringatan 250 tahun kemerdekaan AS. Dalam pernyataannya di platform Truth Social, Trump mengatakan bahwa ia akan segera mencabut tarif serta pembatasan yang selama ini memengaruhi kerja sama antara Skotlandia dan negara bagian Kentucky dalam produksi whisky dan bourbon.
Baca Juga: Konflik Iran Tekan Rantai Pasok, Biaya Industri Inggris Melonjak pada April 2026 Langkah ini disebut sebagai bentuk penghormatan kepada Raja Inggris King Charles III dan Ratu Inggris. Trump juga memberikan pujian tinggi kepada Raja Charles selama kunjungan empat hari tersebut, bahkan menyebutnya sebagai “raja terbaik”. “Dalam penghormatan kepada Raja dan Ratu Inggris,” ujar Trump dalam unggahannya, seraya menambahkan bahwa hubungan perdagangan lintas negara, khususnya terkait penggunaan tong kayu dalam proses produksi whisky, telah lama menjadi perhatian kedua pihak. Ia juga menyebut bahwa keputusan ini merupakan hasil dari dorongan diplomatik yang telah lama diupayakan berbagai pihak. “Raja dan Ratu membuat saya melakukan sesuatu yang tidak mampu dilakukan orang lain,” tulisnya.
Dampak ke Industri Scotch Whisky
Keputusan ini langsung disambut positif oleh industri minuman keras Inggris, khususnya sektor Scotch whisky yang memiliki nilai ekspor besar. Menteri Perdagangan Inggris Peter Kyle menyatakan bahwa kebijakan tersebut menjadi kabar baik bagi industri Scotch whisky yang bernilai hampir 1 miliar poundsterling dan menopang ribuan lapangan kerja di Inggris.
Baca Juga: Yen Menguat Tajam, Intervensi Otoritas Jepang Tekan Dolar AS Sementara itu, perusahaan minuman global Diageo, pemilik merek ikonik Johnnie Walker, juga menyambut baik kesepakatan tersebut. Perusahaan menyatakan bahwa pemulihan perdagangan bebas tarif untuk Scotch whisky antara AS dan Inggris merupakan langkah positif bagi industri. Saham Diageo di bursa London tercatat naik hingga 3% pada awal perdagangan, mencerminkan optimisme investor terhadap membaiknya akses pasar Amerika Utara, yang merupakan pasar terbesar perusahaan tersebut.
Dukungan dari Istana Buckingham
Pihak Istana Buckingham juga menyampaikan apresiasi atas keputusan tersebut. Dalam pernyataan resmi, juru bicara istana mengatakan bahwa Raja Charles “menyampaikan rasa terima kasih yang tulus” atas langkah tersebut, karena dinilai akan memberikan dampak signifikan bagi industri whisky Inggris. “Yang Mulia akan mengangkat gelas whisky sebagai bentuk penghormatan atas perhatian dan keramahan Presiden selama kunjungan kenegaraan yang sangat menyenangkan,” demikian pernyataan istana.