JAKARTA. Sepanjang Maret lalu, produk hortikultura asal Malaysia paling banyak disita oleh Badan Karantina Kementerian Pertanian (Kemtan). Produk hortikultura asal Malaysia yang disita kebanyakan tidak memiliki surat resmi (ilegal). Informasi yang tercatat pada Badan Karantina Kemtan, pemusnahan komoditi hortikultura paling banyak berasal dari negeri Jiran itu. Belum lama ini, Badan Karantina Pertanian Belawan memusnahkan bawang merah ilegal sejumlah 2.500 karung asal Malaysia. Kemudian pada akhir Maret lalu, Badan Karantina Tarakan juga menyita benih sayuran yang dibawa oleh salah satu penumpang maskapai penerbangan asal Malaysia. Benih sayuran impor disita karena tidak dilengkapi dengan dokumen pemasukan yang dipersyaratkan oleh Karantina.
Hortikultura asal Malaysia paling banyak disita
JAKARTA. Sepanjang Maret lalu, produk hortikultura asal Malaysia paling banyak disita oleh Badan Karantina Kementerian Pertanian (Kemtan). Produk hortikultura asal Malaysia yang disita kebanyakan tidak memiliki surat resmi (ilegal). Informasi yang tercatat pada Badan Karantina Kemtan, pemusnahan komoditi hortikultura paling banyak berasal dari negeri Jiran itu. Belum lama ini, Badan Karantina Pertanian Belawan memusnahkan bawang merah ilegal sejumlah 2.500 karung asal Malaysia. Kemudian pada akhir Maret lalu, Badan Karantina Tarakan juga menyita benih sayuran yang dibawa oleh salah satu penumpang maskapai penerbangan asal Malaysia. Benih sayuran impor disita karena tidak dilengkapi dengan dokumen pemasukan yang dipersyaratkan oleh Karantina.