KONTAN.CO.ID – MADINAH. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daerah Kerja (Daker) Makkah memastikan kebutuhan dasar jemaah haji Indonesia tetap terpenuhi selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Salah satu fasilitas yang menjadi perhatian adalah penyediaan tempat mencuci dan menjemur pakaian di hotel-hotel tempat jemaah menginap di Makkah. Kepala Seksi Layanan Akomodasi PPIH Arab Saudi Daker Makkah, Suryo Panilih, mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti keluhan jemaah terkait larangan mencuci dan menjemur pakaian di rooftop atau atap hotel.
“Kami sudah berkoordinasi dengan syarikah dan juga dengan pihak hotel untuk mencarikan solusi tempat mengganti tempat mencuci dan menjemur pakaian jemaah haji,” ujar Suryo Panilih saat diwawancarai tim Media Center Haji (MCH) di Makkah, Jumat (8/5/2026). Menurut Suryo, hotel-hotel yang sebelumnya memiliki area jemur di rooftop akan memindahkan aktivitas tersebut ke lokasi lain yang telah disediakan. Sementara itu, hotel yang belum mempunyai fasilitas khusus diminta segera menyiapkan area alternatif agar jemaah tetap dapat mencuci dan menjemur pakaian dengan nyaman.
Baca Juga: 352 Jemaah Haji Dirujuk ke RS Arab Saudi, 20 Orang Meninggal Dunia Ia menjelaskan, beberapa lokasi seperti lantai servis atau area tertentu di hotel tengah dipertimbangkan sebagai tempat khusus mencuci dan menjemur pakaian. “Di antaranya adalah lantai-lantai yang berkemungkinan untuk dapat dijadikan sebagai lokasi untuk cuci dan menjemur pakaian seperti lantai S service atau lantai R untuk hotel-hotel yang memang belum memiliki fasilitas menjemur dan mencuci di situ,” kata Suryo. PPIH juga memastikan hotel-hotel yang belum memiliki fasilitas tersebut akan menyiapkan area khusus lengkap dengan sistem drainase pembuangan air cucian. Namun demikian, proses penyiapan fasilitas diperkirakan membutuhkan waktu beberapa hari. “Ini akan memerlukan waktu yang tidak sebentar mungkin 1 atau 2 hari atau bahkan mungkin bisa sekitar 3 harian tapi semua sudah kita pantau dan kita akan awasi terus progres pengerjaannya secepat mungkin karena Jemaah kita setiap hari cuci,” ujarnya. Suryo berharap seluruh proses penyesuaian fasilitas berjalan lancar sehingga kebutuhan jemaah selama berada di Makkah tetap terlayani secara optimal.
Baca Juga: 117.452 Jemaah Telah Diterbangkan ke Arab Saudi, Layanan Jelang Puncak Haji Diperkuat Selain fasilitas mencuci dan menjemur pakaian, PPIH menyebut layanan akomodasi jemaah haji di Makkah sejauh ini berjalan aman dan lancar. Pihak hotel disebut berkomitmen memenuhi seluruh fasilitas sesuai kontrak yang telah disepakati bersama. “Di antaranya pihak hotel harus menyediakan fasilitas-fasilitas yang dibutuhkan oleh jemaah haji kita selama tinggal di Hotel Makkah,” kata Suryo.
Ia menambahkan, fasilitas wajib yang harus tersedia di hotel meliputi resepsionis, lift yang memadai, mesin cuci, hingga penyediaan air minum bagi jemaah. Suryo juga menjelaskan alasan larangan menjemur pakaian di atap hotel yang sebelumnya sempat menjadi keluhan sejumlah jemaah. Menurutnya, aturan tersebut diterapkan oleh otoritas Arab Saudi demi keselamatan dan ketertiban. “Menurut info dari Otoritas Saudi (alasan melarang menjemur di atap hotel) karena dapat membahayakan jemaah dan juga melanggar aturan yang ada di Arab Saudi khususnya di Makkah,” ujarnya. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News